Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Menteri Pertahanan Ryamizard Sebut 3 Persen Anggota TNI Berpaham Radikal

Published 20/06/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebutkan bahwa ada 3 persen anggota TNI yang terpapar paham radikal dan ingin mengganti ideologi Pancasila menjadi ideologi khilafah, sehingga Pancasila makin tergerus.

“Sekarang sudah mulai Pancasila luntur. Sekarang mungkin enggak ada masalah. Tapi 20-30 tahun lagi, kalau kita biarkan, itu pemimpin bangsa ini mungkin yang kemarin 30 tahun lalu masih mahasiswa, ke depan dia akan jadi Presiden, akan jadi Panglima TNI, atau Kapolri, dia menganut khilafah, selesai bangsa ini,” ungkap Ryamizard dalam acara halal bihalal bersama anggota dan purnawirawan TNI di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (19/6).

Baca juga: Polwan Terindikasi Radikalisme Ditangkap

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan melakukan penelitian bahwa ada beberapa kalangan masyarakat yang meragukan Pancasila, yaitu 23,4 persen mahasiswa, 23,3 persen pelajar SMA, 18,1 persen pegawai swasta, 19,4 persen pegawai negeri sipil, dan bahkan 9,1 persen pegawai BUMN.

Ryamizard mengaku prihatin dengan hasil penelitian tersebut. Menurutnya masyarakat terlebih anggota TNI adalah penjaga ideologi negara. Ditambah sumpah pertama prajurit TNI adalah setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dalam acara halal bihalal tersebut, ribuan anggota TNI hadir.

Menanggapi pernyataan Menhan tersebut, intelijen sekaligus pengamat terorisme, Harits Abu Ulya, menyatakan bahwa pernyataan Menhan berbasis data namun substansinya masih menjadi perdebatan.

“Yang menjadi masalah dan blunder adalah ketika pernyataan itu meski berbasis data namun substansinya masih menjadi perdebatan,” ucap Harits dalam keterangan tertulis, Kamis (20/6).

Menurut Harits, Ryamizard harus memperjelas tolak ukur atau parameter seorang anggota TNI yang terpapar radikalisme. Karena bisa saja anggota TNI tersebut sedang rajin memperdalam agama di sela-sela tugasnya. Apakah seseorang yang belajar itu dianggap terpapar radikalisme. (Ay/Tempo)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account