Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Penderitaan Warga Yaman di Bulan Ramadhan 2019

Published 11/05/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Sana’a, LiputanIslam.com–Rakyat Yaman kembali melewati bulan Ramadhan di tengah serangan militer dari koalisi Arab Saudi, blokade, kelaparan, dan krisis kemanusiaan yang kritis. Pada bulan Ramadhan kali ini, 3,3 juta warga Yaman terusir dan 24,1 juta membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Sejauh ini, menurut laporan dari jurnalis Mintpress News, Ahmed AbdulKareem, pesawat-pesawat tempur koalisi Saudi tidak memberi ampun di bulan paling suci Islam. Sejumlah daerah seperti Hajjah, Hodeida, al-Beida, al-Dali, dan Sana`a terus-menerus dibombardir dengan serangan udara.

Sebanyak empat warga, termasuk seorang wanita dan anak-anak, meninggal dunia  karena kelaparan di Hodeida selatan selama empat hari pertama Ramadhan. Sedikitnya 7.000 warga sipil terperangkap di distrik al-Durayhimi tanpa pasokan makanan dan obat-obatan.

Pada hari Kamis lalu, koalisi Saudi mencegah konvoi bantuan makanan dan sumbangan yang dikumpulkan oleh sesama warga Yaman untuk penduduk al-Durayhimi.

“Situasinya memburuk di al-Durayhimi, dan koalisi mencegah masuknya bantuan kepada anak-anak, perempuan, dan orang tua,” lapor Komisi Nasional untuk Pengelolaan dan Koordinasi Urusan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana di Hodeida.

Warga Yaman sendiri sangat menyadari perbedaan mencolok antara Ramadhan sebelum dan sesudah perang.

“Sebelum perang, kami dulu memiliki ketenangan pikiran selama bulan Ramadhan dan fokus pada puasa dan sholat. Hari ini, kami berjuang hanya untuk tetap aman dari serangan udara, penembak jitu, peluru artileri, dan rudal,” kata Ali Atta, warga kota Hawk, Hodeida, kepada MintPress.

Bantuan makanan dari PBB yang diandalkan jutaan orang Yaman untuk konsumsi harian mereka, seringkali tidak menjangkau warga sampai kadaluarsa. Hal itu disebabkan oleh kurangnya fasilitas penyimpanan yang layak, pemadaman listrik yang konstan, dan sulitnya pendistribusian melalui jalanan berbahaya.

Meskipun begitu, beberapa keluarga Yaman tetap memilih mengkonsumsi makanan kadaluarsa ini.

“Kami tidak punya pilihan lain. Kami terpaksa menyaring kutu dari tepung dan menggunakannya untuk membuat sarapan,” kata Aisha (32), seorang ibu dari tiga anak kepada MintPress. Sejumlah kotak biskuit dan kaleng tuna kedaluwarsa dari organisasi bantuan Program Pangan Dunia terlihat berbaris di raknya. (ra/mintpress)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account