Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Permukiman Marawi Belum Mulai Dibangun, Warga Salahkan China

Published 20/04/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Manila, LiputanIslam.com–Hampir dua tahun berlalu sejak ISIS melakukan pengepungan dan penghancuran di kota Marawi, Filipina selatan, namun puluhan ribu penduduk yang terlantar masih belum bisa kembali ke rumah dan tempat usaha mereka. Alih-alih menyalahkan pemerintah Filipina atas lambatnya rekonstruksi, warga setempat melemparkan kesalahan kepada China. Pasalnya, dua konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan-perusahaan China tidak juga memulai pekerjaan mereka.

Dua konsorsium yang dipimpin BUMN China, yaitu  Bagong Marawi Consortium (BMC) dan Power Construction Corporation of China Ltd, telah mendapat kecaman dari warga atas keterlambatan pembangunan kembali pemukiman mereka. Kedua konsorsium tersebut tampaknya telah menarik diri dari tender proyek rekonstruksi karena tidak ada kesepakatan mengenai syarat dan ketentuan kontrak setelah berbulan-bulan melalui negosiasi yang panjang dengan Satuan Tugas Bangon Marawi (TFBM), badan pemerintah yang menjadi koordinator rekonstruksi.

Departemen Keuangan Filipina memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk proyek ini sebesar 72,2 miliar peso (US $ 1,4 miliar). Negosiasi macet dengan BMC karena gagal membuktikan kapasitas hukum, teknis dan keuangannya, demikian informasi yang dilansir Asia Times.

Negosiasi dengan PowerChina terhenti setelah TFBM dinasihati oleh lembaga pemerintah lainnya bahwa mereka akan berhadapan dengan hukum jika melakukan seluruh rekonstruksi Marawi hanya diberikan kepada satu pengembang.

Pada 17 Oktober 2017, Presiden Rodrigo Duterte, dalam kunjungannya yang ke tujuh ke Marawi, menyatakan kota itu telah “terbebaskan” dari pengepungan teroris ISIS dan hari itu adalah “awal rehabilitasi bagi rakyat.”

Sebanyak 360.000 orang terlantar akibat perang kota selama lima bulan antara ISIS dengan pasukan Filipina. Sekitar 70.000 pengungsi saat ini tinggal di lokasi evakuasi yang kotor, tempat penampungan transisi atau dengan kerabat, menunggu pemerintah membangun kembali rumah dan bangunan mereka yang rusak.

Sementara itu, Marawi, satu-satunya kawasan berpopulasi mayoritas Muslim di Filipina, mencakup 24 desa seluas 250 hektar, dipenuhi pemandangan bangunan-bangunan yang hancur. (ra/ATimes).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account