
Hebron,LiputanIslam.com—Dua orang anak Palestina meninggal dunia setelah rumah mereka yang terletak di lingkungan Al-Salaymeh, Kota Tua Hebron, terbakar dan pihak berwenang Israel menghalang-halangi pasukan pemadam kebakaran untuk tiba di lokasi kejadian tepat pada waktunya.
Kantor berita Memo melaporkan pada Kamis (7/3) bahwa seorang bocah yang usianya diperkirakan baru mencapai 18 bulan itu meninggal saat peristiwa berlangsung, sementara satu bocah lainnya meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan luka bakar di rumah sakit terdekat. Menurut direktur rumah sakit, dr. Walid Zalloum, seorang anak lagi kini tengah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Meskipun dinas pemadam kebakaran telah dihubungi, tapi tentara Israel telah menghalang-halangi petugas untuk sampai secepat mungkin di lokasi kejadian. Dalam sebuah video yang direkam semalam pada pukul 21:50 waktu setempat (19:50 GMT), petugas pemadam kebakaran terlihat berusaha mengendarai mobil di jalan sempit. Truk itu berhenti di sebuah jalan yang dihalangi oleh pembatas. Penduduk setempat sempat memohon kepada tentara Israel yang ditempatkan di sana untuk membuka gerbang dengan cepat, demi keselamatan anak-anak.
Namun, tentara Israel tidak menanggapi permohonan tersebut dan tetap menunda petugas pemadam kebakaran untuk sampai di lokasi kejadian. Hingga saat ini, belum diketahui apa penyebab di balik kebakaran tersebut. (fd/memo)