Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Remaja Putri Eks-ISIS Meminta Kewarganegaraan dari Belanda

Published 20/02/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

London, LiputanIslam.com–Shamima Begum, salah satu dari tiga remaja putri Inggris yang meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan ISIS di Suriah, mengatakan dia akan berusaha mencari kewarganegaraan Belanda. Pernyataan ini disampaikannya setelah Departemen Dalam Negeri Inggris telah mengeluarkan perintah untuk mencabut kewarganegaraannya. Begum menginginkan kewarganegaraan Belanda karena suaminya, seorang petempur ISIS, berasal dari negara itu.

Begum, yang melarikan diri dari rumahnya menuju Suriah ketika dia berusia 15 tahun, mengatakan kepada ITV News, Rabu (20/2), “Aku tidak terlalu terkejut tapi aku sedikit terkejut. Ini sedikit mengecewakan dan membuat frustrasi. Aku merasa [kondisi ini agak tidak adil pada aku dan anakku.”

BBC yang mengutip sumber-sumber pemerintah melaporkan bahwa pencabutan kewarganegaraan Begum yang baru berusia 19 tahun itu memungkikan karena ia “memenuhi syarat untuk kewarganegaraan” dari negara lain. Namun, meski Begum keturunan Bangladesh, ia tidak memiliki paspor negara Asia dan tidak pernah berkunjung ke sana. Hukum internasional melarang negara mencabut satu-satunya kewarganegaraan mereka.

Setelah tiba di Raqqa, Suriah, pada tahun 2015, Begum menikah dengan petempur ISIS asal Belanda, Yago Riedijk, yang 12 tahun lebih tua darinya.Suaminya baru-baru ini menyerah kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS ketika mereka mendekati Baghuz, sebuah desa kecil dan terpencil di provinsi Deir Az Zor yang merupakan wilayah kekuasaan terakhir ISIS. Nasibnya sejak itu tidak jelas.

Setelah Begum melahirkan bayinya minggu ini di sebuah kamp pengungsi Suriah, ia menyampaikan kepada wartawan bahwa mengatakan dia ingin kembali ke Inggris demi bayinya yang baru lahir. Dia sebelumnya telah melahirkan dua anak lain, tetapi keduanya meninggal selama waktunya di Suriah.

“Saya seorang gadis berusia 19 tahun dengan bayi yang baru lahir,” katanya kepada ITV dalam wawancara sebelumnya. “Saya tidak tahu bagaimana saya akan dipandang sebagai bahaya. Saya tidak akan kembali dan memprovokasi orang untuk pergi ke ISIS atau apa pun; saya akan mendorong mereka untuk tidak pergi [bergabung dengan ISIS] karena kenyataannya tidak sama seperti di video-video mereka [ISIS].” (ra/aljazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account