Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Belanda Akui Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur sebagai ‘Tempat Kelahiran’

Published 18/02/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Den Haag, LiputanIslam.com– Pemerintah Belanda mengumumkan telah mengakui Jalur Gaza dan kawasan pendudukan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sebagai tempat kelahiran resmi bagi warga Palestina yang lahir di negara itu sejak 15 Mei 1948, dan seterusnya setelah pendirian Israel, ketika Mandat Inggris secara resmi berakhir.

Keputusan yang diumumkan pada 9 Februari itu mendapatkan sambutan luas, namun tetap membuat kecewa orang yang mengupayakan perubahan keputusan itu, Emil de Bruijne. Dalam wawancaranya dengan Aljazeera (17/2) Bruijne mengatakan kecewa karena putusan baru itu menghindari kata Palestina dan artinya gagal untuk mengakui identitasnya sebagai orang Palestina.

Emiel de Bruijne, yang lahir di Yerusalem Timur pada tahun 1992 dan memiliki kewarganegaraan Belanda, menuntut Belanda dan membawa kasusnya ke Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR). Ia menuntut haknya untuk mendaftar sebagai kelahiran Palestina, bukan Israel.

“Keputusan ini berarti bahwa kami tidak lagi terdaftar sebagai orang kelahiran Israel. Itu adalah langkah ke arah yang benar tetapi dengan menghindari kata Palestina, identitas kami masih ditolak,” De Bruijne mengatakan kepada Al Jazeera.

Dalam putusan yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri Belanda itu ada catatan kaki yang menyatakan bahwa keputusan ini ” sesuai dengan posisi Belanda bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah-wilayah ini dan posisi Belanda yang tidak mengakui ‘Negara Palestina’.

De Bruijne terlahir dari seorang ayah Belanda dan ibu Palestina. Ia pindah bersama keluarganya ke Belanda ketika berusia sembilan tahun. Bruijne telah berusaha mengubah identitas kelahirannya sejak 2010 untuk mengamankan “haknya atas identitas Palestina”.

“Identitas sangat penting bagi warga Palestina. Oleh karena itu, aspek administratif adalah masalah utama. Ini menjelaskan tentang bagaimana kami dipandang sebagai warga Palestina,” kata Bruijne.

Bruijne menambahkan bahwa ia tidak akan bahagia sampai kata-kata “Wilayah Palestina” ditambahkan. ke catatan sipil Belanda.(ra/aljazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account