Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Pengamat: Pakistan Seharusnya Tidak Mengambil Uang Saudi

Published 18/02/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Karachi, LiputanIslam.com—Kunjungan Pangeran Saudi, Muhammad bin Salman ke Pakistan disertai dengan janji investasi sebesar 20 miliar Dollar AS. Meskipun Pakistan sangat membutuhkan investasi asing, namun pengamat dan jurnalis asal Pakistan, Taha Siddiqui, menilai bahwa seharusnya Pakistan tidak mengambil uang itu karena akan membahayakan keamanan negara.

Menurut Siddiqui dalam tulisannya yang dimuat di Aljazeera.com, Saudi Arabia memiliki  memiliki kepentingan strategis di Pakistan mengingat kedekatan wilayahnya dengan Iran, yang dimusuhi oleh Riyadh. Saudi menggunakan paket bantuan dan janji investasi untuk membeli kesetiaan pemerintah Pakistan.

Siddiqui lebih lanjut menjelaskan bahwa janji-janji bantuan keuangan dari Saudi bukan hal baru dalam hubungan Pakistan-Saudi. Selama beberapa dekade, Riyadh memberi bantuan ke Pakistan dalam berbagai bentuk, mulai dari militer, sipil, hingga sektor agama. Pemerintah Zia-ul-Haq mengizinkan badan amal Saudi untuk mendanai seminari dan masjid, yang mau tidak mau datang dengan ideologi garis kerasnya, terutama ideologi anti-Syiah.

Akibatnya, muncul kelompok-kelompok ekstremis  yang bersikap sangat brutal kepada warga Pakistan yang bermazhab Syiah. Mereka juga telah melakukan serangan teror di Iran.

Lima hari yang lalu (13/2), sebuah kelompok bersenjata bernama Jaish al-Adl (Tentara Keadilan) asal Pakistan telah melakukan serangan bom bunuh diri di provinsi Sistan-Baluchestan Iran (berbatasan dengan Pakista) yang menewaskan 27 anggota korps elit Pengawal Revolusi Islam (IGRC).

Merespon serangan ini, Komanda IRGC Iran, Mohammad Ali Jafari, telah memperingatkan Pakistan untuk menghukum kelompok bersenjata Jaish al-Adl. Bila tidak, kata Jafari, Teheran akan melakukan “balas dendam”.

Menurut Siddiqui, akibat dukungan dan dana Saudi kepada kelompok-kelompok ultrakonservatif sebagai pemberdayaan “ekstremisme”, negara Pakistan-lah yang disalahkan oleh dunia internasional.  Organisasi-organisasi hak asasi manusia internasional telah mengkritik tidak adanya tindakan dari negara.

Baru minggu ini, Komisi Eropa menambahkan Pakistan (dan Saudi) ke dalam daftar hitam negara-negara yang menimbulkan ancaman karena lemahnya kontrol atas “pendanaan teror dan pencucian uang”.

Karena itu, menurut Siddiqui, Pakistan seharusnya tidak membiarkan kawasannya menjadi ‘medan pertempuran di mana Arab Saudi dan Iran menyelesaikan skor mereka’. Yang lebih dibutuhkan Pakistan daripada uang adalah perdamaian di dalam negerinya. (ra/aljazeera).

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account