Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Hongaria Menilai Saran AS Sebagai “Kemunafikan Luar Biasa”

Published 16/02/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Budapest, LiputanIslam.com—Menteri Luar Negeri Hongaria menyebut peringatan AS tentang ‘bahaya berurusan dengan Rusia atau China’ sebagai bentuk ‘kemunafikan luar biasa’. Hal itu disampaikan setelah Menteri Luar Negari AS, Mike Pompeo, menakut-nakuti Hongaria agar menjauh dari Rusia dan Cina. Lebih jauh, Menlu Szijjarto mengatakan, Budapest sudah muak dengan ceramah tentang kebijakan luar negerinya.

Pompeo tengah melakukan kunjungan lima hari ke Eropa timur untuk ‘memperbaiki’ sikap AS di masa lalu yang menghindari negara-negara tersebut. Menurutnya, kebijakan AS yang menjauh dari negara-negara Eropa timur menyebabkan ada ‘kekosongan’ yang diisi oleh pihak-pihak yang tidak memegang ‘nilai’ yang sama dengan AS.

Negara pertama yang dikunjunginya adalah Hungaria, negara yang belum pernah dikunjungi Menlu AS sejak 2011. Dalam pandangan Washington, Budapest cenderung condong ke Moskow dan Beijing.

“Kita tidak boleh membiarkan [Presiden Rusia Vladimir] Putin membuat ganjalan di antara teman-teman di NATO,” kata Pompeo penuh semangat, pada konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto.

Pompeo mengklaim bahwa AS dan sekutu-sekutunya “…tahu betul dari sejarah bahwa Rusia tidak akan pernah menjadi teman bagi kebebasan dan kedaulatan negara-negara kecil.”

Selain itu, ia memperingatkan Budapest tentang bahaya bekerja sama dengan China, yang menurutnya, “Beijing datang dengan tali yang akan membuat Hongaria terikat utang, baik secara ekonomi maupun politik.”

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria, Peter Szijjarto, menjawab pernyataan Pompeo dengan mengatakan, “Dunia tidak akan menjadi tempat yang lebih baik jika beberapa negara menghabiskan waktu mereka campur tangan dalam urusan politik internal negara lain.”

Szijjarto menegaskan bahwa Budapest dapat memiliki hubungan transparan dengan Moskow dan Beijing sekaligus dengan Barat, dan mengatakan bahwa seruan agar Hungaria menjauhkan diri dari Rusia adalah “kemunafikan besar”.

“Ada banyak kritik di permukaan, [tetapi] di balik layar, Eropa melakukan perdagangan dengan Rusia senilai miliaran Euro,” katanya.

Menurut Szijjarto, kerja sama dengan Rusia atau China itu tidak membahayakan bangsa Hongaria dan ikatan ekonomi semacam itu tidak membuat Hongaria menjadi mitra NATO yang kurang andal.

 

Mundurnya AS dari IRNFC

Perjalanan Pompeo ke Eropa Timur ini dilakukan setelah AS menarik diri dari perjanjian perlucutan Senjata Nuklir Jangka Menengah (Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty), yaitu traktat yang pernah ditandatangani AS dan Uni Soviet untuk mengeliminasi misil nuklir pada tahun 1987. Langkah AS  ini telah mengganggu hubungan antara Washington dan sekutu-sekutunya di Eropa karena batalnya perjanjian itu akan menghidupkan kembali kemungkinan perlombaan senjata sehingga membawa potensi bahaya bagi  negara-negara Eropa.

Perjalanan itu juga terlihat seperti perjalanan lobi besar-besaran yang bertujuan memajukan kepentingan Washington dan kepentingan industri militer AS. Budapest telah berjanji untuk membeli lebih banyak senjata buatan AS. Pompeo juga pergi ke Slovakia yang baru-baru ini menyepakati pembelian F-16.

Selanjutnya, Pompeo akan mengunjungi Polandia, antara lain untuk ambil bagian dalam konferensi Timur Tengah, sebuah upaya untuk membangun koalisi melawan Iran. Menlu AS ini juga berusaha untuk mencegah negara-negara Eropa untuk bekerja sama dengan raksasa telekomunikasi China, Huawei, dalam mengembangkan jaringan G5 nasional mereka.

“Kami ingin memastikan bahwa kami memberi mereka [Eropa timur] informasi mengenai peluang dan risiko menggunakan peralatan itu,” kata Pompeo kepada wartawan di Budapest, saat berbicara tentang ekspansi Huawei Technologies.

“Jika peralatan itu diletakkan dekat lokasi sistem penting Amerika, akan sulit bagi AS untuk bermitra bersama mereka [Eropa timur],” kata Pompeo. (ra/RT.com)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account