Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

‘Sebelum Maju di Pilpres 2020, Trump Sudah Dipenjara’

Published 12/02/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Iowa, LiputanIslam.com –Masa depan Presiden Amerika Serikan Donald Trump diperkirakan sangat buruk. Bahkan, sebelum tahun 2020, tahun ketika masa kepresidenan Trump berakhir, ia mungkin sudah berada di balik jeruji karena sejumlah pelanggaran hukum yang ia lakukan. Dengan demikian, Trump tidak akan mungkin bisa maju kembali sebagai calon presiden. Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Senator Elizabeth Warren Minggu (10/2) sebagaimana yang dilansir oleh Sputnik.

Warren  yang baru saja mengumumkan pencalonan dirinya sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump “mungkin sudah tidak bebas” pada tahun 2020. Pada saat itu, menurutnya, Trump mungkin telah terperangkap dalam penyelidikan penasihat khusus Mueller sebelum Trump memiliki kesempatan untuk menghadapi Warren di pemilihan Umum.

“Setiap hari ada tweet rasis, tweet yang penuh kebencian, sesuatu yang sangat gelap dan buruk. Inilah yang mengganggu saya. Pada saat kita mencapai tahun 2020, Donald Trump mungkin sudah bukan presiden. Bahkan, dia mungkin sudah tidak bebas,” kata Warren.

Serangan politik ini semakin memanaskan situasi politik nasional Amerika Serikat. Trump kembali menjadi objek serangan dari para pesaingnya. Berdasarkan kepada jajak pendapat yang dilakukan Fox News, tingkat kepuasan publik Amerika terhadap Trump merosot dengan tajam, dengan 37 persen mendukung dan 58 persen tidak. Hal ini terjadi setelah berakhirnya “Shutdown” atau penutupan sebagian institusi pemerintahan Amerika Serikatoleh Donald Trump.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Trump pernah menegaskan dirinya tidak akan mengakhiri shutdown sebelum Kongres AS menyetujui proposal dana USD5,7 miliar atau setara Rp80 triliun untuk pembangunan tembok di perbatasan AS dan Meksiko.

Namun di bawah tekanan politik, Trump akhirnya sepakat menandatangani perjanjian untuk mengakhiri shutdown pada Jumat 25 Januari dan membuka kembali pemerintahan untuk tiga pekan ke depan. Shutdown telah membuat sekitar 800 ribu pegawai federal dipaksa cuti atau bekerja tanpa dibayar. (os)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account