Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya Ribuan Militan

Published 30/01/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com –  Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah berulang kali mengaku berhasil mengalahkan ISIS, namun intelijen AS sekarang justru memperkirakan kelompok teroris takfiri ini “sangat mungkin akan terus mengupayakan serangan eksternal dari Irak dan Suriah terhadap musuh-musuh regional dan Barat, termasuk AS.”

Direktur Intelijen Nasional AS Dan Coats dalam laporannya yang berjudul “Penilaian Ancaman Sedunia”, Selasa (29/1/2019), juga menyatakan bahwa setelah kehilangan wilayahnya baru-baru ini, “ISIS akan berupaya untuk mengeksploitasi keluhan Sunni, instabilitas masyarakat, dan memperluas pasukan keamanan untuk mendapatkan kembali wilayah di Irak dan Suriah di wilayah tersebut dalam jangka panjang.”

Coats menyatakan kepada anggota Komite Intelijen Senat bahwa ISIS “telah kembali ke akar perang gerilya sambil terus merencanakan serangan dan mengarahkan para pendukungnya ke seluruh dunia.”

Namun dia juga memastikan ISIS mempertahankan kehadirannya di Irak dan Suriah.

“ISIS bermaksud untuk bangkit kembali dan masih memimpin ribuan pejuang di Irak dan Suriah,” katanya.

Mengenai rencana penarikan pasukan AS dari Suriah,  intelijen AS menilai pemerintah Suriah kemungkinan tidak akan fokus pada pembasmian ISIS dari negara ini.

“Rezim ini tampaknya tidak akan segera fokus pada pembersihan ISIS dari daerah-daerah terpencil yang tidak mengancam infrastruktur militer, ekonomi, dan transportasi utama, dilihat dari upaya kontra-ISIS sebelumnya,” bunyi laporan baru itu.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Pertahanan Patrick Shanahan, Selasa, mengatakan kepada wartawan bahwa ISIS telah kehilangan “99,5% plus” dari wilayah yang pernah dikuasainya di Suriah dan Irak, dan “dalam beberapa minggu, itu akan menjadi 100%.”

“ISIS tidak lagi dapat memerintah di Suriah, ISIS tidak lagi memiliki kebebasan untuk pasukan massa, Suriah tidak lagi menjadi tempat yang aman,” kata Shanahan.

Para pejabat pemerintahan Trump telah berulang kali menyepelekan jangkauan dan dampak ISIS di Suriah sejak Presiden Donald Trump pada bulan Desember lalu mengumumkan rencana AS untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga telah menggembar-gemborkan beberapa hal yang dianggapnya sebagai prestasiAS dan para mitranya dalam perang melawan ISIS. (mm/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account