Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Sejarawan Zionis Akui Israel Punya Masa Depan yang Buruk

Published 19/01/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Negev, LiputanIslam.com–Sejarawan Zionis terkemuka, Benny Morris, memaparkan pandangannya bahwa ‘negara Yahudi’ Israel dan ideologi Zionis memiliki masa depan yang buruk.

Profesor kajian Timur Tengah di Universitas Ben-Gurion Israel ini mengungkapkan bahwa terdapat lebih banyak orang Arab dibanding Yahudi di antara Laut Tengah dan Yordania.

“Seluruh kawasan mau tidak mau manjadi satu negara dengan mayoritas Arab,” kata Morris dalam wawancara yang dirilis oleh koran Haaretz pada Kamis (18/1).

“Israel masih menyebut dirinya negara Yahudi, namun situasi di mana kita memerintah orang-orang yang tidak memiliki hak adalah situasi yang tak dapat bertahan di abad ke-21, di dunia modern. Dan begitu mereka punya hak, negara ini tidak akan lagi menjadi negara Yahudi,” tambahnya. “Saya tidak melihat cara apapun agar kita bisa keluar dari [masalah] itu.”

Morris merupakan penganut Zionis yang masuk ke kelompok sejarawan revisionis Israel yang kontroversial. Ia mengakui dan membela secara terbuka peristiwa-peristiwa seperti Hari Nakba, pengusiran warga Palestina tahun 1948.

“Sebuah negara Yahudi tidak akan terwujud tanpa pengusiran 700.000 warga Palestina. Oleh karena itu, kita harus mengusir mereka. Tidak ada pilihan selain mengusir orang-orang itu,” kata Morris dalam wawancara dengan Haaretz pada 2004 silam.

Namun, akhir-akhir ini, Morris justru mempercayai bahwa negaranya sendiri memiliki masa depan yang buruk akibat populasi besar kaum Arab.

“Orang-orang Palestina melihat segala sesuatu dari perspektif jangka panjang yang luas. Mereka melihat bahwa saat ini, terdapat 5-7 juta orang Yahudi di sini, dikelilingi oleh ratusan juta orang Arab. Mereka tidak punya alasan untuk menyerah, karena negara Yahudi tidak bisa bertahan lama,” paparnya.

Morris mengakui bahwa lebih Israel pada akhirnya kan didominasi oleh kaum Arab dan perlahan-lahan mengalami disintegrasi.

“Orang-orang Arab akan menuntut kembalinya para pengungsi. Orang-orang Yahudi akan tetap menjadi minoritas kecil di dalam lautan besar kaum Arab Palestina,” tambahnya.

“Mereka [orang Yahudi]… akan melarikan diri ke Amerika dan negara-negara Barat [untuk menghindari persekusi],” jelasnya.

Pada tahun 2016 lalu, Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei pernah menyatakan bahwa penjajahan Palestina bisa berakhir dengan aksi perlawanan dan persatuan.

“Rezim Zionis akan berakhir dalam 25 tahun ke depan jika ada perjuangan kolektif dan persatuan oleh masyarakat Muslim dan Palestina melawan Zionis,” tegas Khamenei pada Desember 2016 lalu. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account