Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Tentara Ukraina yang Dikirim untuk Menumpas Pemberontakan, Membelot

Published 16/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

UKRAINE-RUSSIA-CRISIS-POLITICS-KRAMATORSKDonetsk, LiputanIslam.com — Kakhawatiran para pemimpin Ukraina bahwa tentara yang dikirim untuk menumpas pemberontakan di Ukraina timur akan membangkang, ternyata terbukti. Setidaknya satu regu pasukan Ukraina dengan kendaraan pengangkut lapis baja, telah berpindah haluan menjadi pendukung pemberontakan dan mengibarkan bendera Rusia.

Ketika tank-tank dan kendaraan-kendaraan lapis baja pengangkut pasukan (APC) Ukraina memasuki kota Kramatorsk, Rabu (16/4), mereka dihadang oleh penduduk kota yang tidak bersenjata. Ratusan penduduk pun mengepung kendaraan-kendaraan pengangkut itu dan terlibat perdebatan dengan para tentara di atasnya.

“Anda tentara, Anda harus melindungi rakyat,” teriak seorang penduduk.

“Kami tidak ingin menembak, kami bahkan tidak ingin berada di sini,” jawab komandan tentara.

Percakapan serupa terjadi di tiap-tiap APC. Akhirnya APC-APC itu pun menjadi tempat diskusi politik antara penduduk dan tentara. Beberapa penduduk bahkan menaiki kendaraan-kendaraan itu untuk melihat-lihat.

“Tentara bersama rakyat!” teriak beberapa orang dan terdengar tepukan tangan yang riuh ketika para tentara meninggalkan APC mereka.

“Anak-anak, kamu bersama kami! Kamu hebat!” kata para wanita kepada tentara-tentara itu.

Sebanyak 6 kendaraan militer Ukraina di Kramatorsk bahkan terlihat telah “berpindah haluan” dengan mengibarkan bendera Rusia. Namun para pejabat Ukraina dan barat menyebut kendaraan-kendaraan lapis baja tersebut sebagai kendaraan militer Rusia yang menyusup.

Lebih jauh media Rusia RIA Novosti melaporkan sekitar 60 tentara Ukraina telah berpindah pihak dan mendukung para pemberontak di Kramatorsk.

“Kami melihat di sini, mereka bukanlah pemberontak atau teroris, melainkan rakyat biasa yang tidak akan kami perangi,” kata seorang prajurit yang membelot kepada RIA.

Semua pasukan yang membelot tersebut berasal dari wilayah Dnepropetrovsk yang berdekatan dengan wilayah Donetsk, yang bersama kota Kharkiv telah pusat gerakan pemberontakan di Ukraina timur.

Vladimir, seorang penduduk Kramatorsk mengatakan kepada Russia Today bahwa tentara-tentara Ukraina itu baru berusia antara 18-20 tahun dengan rambut yang baru dicukur yang menunjukkan mereka adalah rekrutan baru.

Ketika rombongan kendaraan lapis baja itu memasuki kota, penduduk menghadangnya dengan membentuk rantai manusia.

“Kedua pihak hanya diam beberapa saat, berdiri dan merokok, dan menunggu apa kehendak Tuhan selanjutnya. Kemudian anggota-anggota milisi tiba dan menyuruh penduduk untuk minggir untuk berunding. Tentara-tentara itu ditanya apakah mereka mau menyerah. Mereka berfikir sebentar, dan kemudian setuju,” kata Vladimir.

Kendaraan-kendaraan lapis baja itu pun selanjutnya digiring ke tempat yang aman oleh para milisi.(ca/russia today)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account