Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Wartawan Afghanistan Olok-Olok Kabar MH370 di Afghanistan

Published 15/04/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Malaysia-Airlines-Flight-MH370-taking-off-in-1996Kabul, LiputanIslam.com — Pemberitaan surat kabar Rusia Moskovsky Komsomolets mengenai pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 dibajak oleh kelompok teroris di Afganistan memunculkan pertanyaan tentang situasi Afganistan, negara yang penuh gejolak keamanan.

Jurnalis Afganistan yang bertugas di wilayah Kabul dan Kandahar, Mirwais Jalalzai, menuturkan berita yang menyebutkan pesawat MH370 saat ini dibajak bersama seluruh penumpangnya dan disembunyikan di Kandahar adalah “tidak masuk akal”.

“Sebagai jurnalis, saya kaget dengan berita dari Rusia dan juga media Inggris itu (Mirror.co.uk). Bagaimana mungkin pesawat sebesar itu bersembunyi di provinsi kecil, Kandahar di Afganistan,” kata Mirwais kepada media nasional, Senin malam (14/4).

Kandahar, ia menjelaskan, merupakan provinsi yang terletak di selatan Afganistan yang berbatasan dengan Pakistan. Di Kandahar tidak ada bandara yang dapat didarati oleh pesawat komersial seperti MH370. Hanya ada satu bandara kecil yang digunakan untuk pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat dan pesawat-pesawat kecil untuk penerbangan domestik.

“Saat ini hanya di ibu kota negara kami, Kabul, seperti Jakarta, memiliki bandara internasional. Namun, bandara itu pun belum memenuhi standar internasional. Begitu pun bandara ini cukup untuk memenuhi kebutuhan kami,” ujar jurnalis yang bekerja untuk beberapa media internasional itu.

Di Afganistan, kata Mirwais, ada sejumlah pasukan internasional bertugas yang dipayungi oleh pasukan Amerika Serikat dan pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Mereka hadir untuk mendukung pemerintah Afganistan dan ditempatkan di setiap tempat, termasuk di Kandahar.

“Wilayah udara negara kami dalam pengawasan ketat pasukan Amerika Serikat karena pemerintah Afganistan tidak memiliki kemampuan untuk mengawasi lalu lintas udara,” kata jurnalis yang juga bekerja untuk media lokal, Kabulpress.

Jadi, ia melanjutkan, setiap penerbangan yang akan terbang ke dan dari wilayah Afganistan harus seizin pasukan Amerika Serikat yang ada di Afganistan. Bahkan, penerbangan di dalam negeri juga diawasi ketat.

Memang, ia mengenang, sebelum peristiwa 11 September 2001 terjadi pembajakan terhadap pesawat India yang diterbangkan ke Kandahar, Afganistan. Namun di masa itu, bandara di Kandahar dalam kondisi yang baik. Setelah pasukan Amerika datang dan kekuatan Taliban dihancurkan, bandara dijaga dengan sangat ketat oleh pasukan Amerika.

“Jadi, betapa ketatnya pengawasan untuk wilayah udara kami,” ucapnya.

Sebelum pasukan Amerika masuk ke Afganistan, Kandahar merupakan benteng kekuatan milisi bersenjata Taliban pada 2011. Setelah itu Kandahar jatuh ke tangan pasukan Amerika Serikat. Begitu ketatnya pengawasan,  menurut Marwais, sehingga nyamuk pun tidak dapat melintas di wilayah itu tanpa sepengetahuan pasukan Amerika.

Itu sebabnya Mirwais tidak percaya MH370 dapat memasuki wilayah Afganistan tanpa diketahui siapa pun. “Siapa yang mungkin menyembunyikan pesawat sebesar itu di sana?” Lagipula, ujarnya, bagaimana mungkin para pembajak diam selama 1,5 bulan tanpa menyampaikan tuntutan apa pun.

Ia menduga intelijen Rusia menyampaikan informasi itu karena tidak setuju keberadaan pasukan Amerika di Afganistan. Mungkin, kata Marwais, Rusia ingin menunjukkan bahwa wilayah udara Afganistan masih rentan dari pengawasan.

Namun begitu, Marwais mengatakan dirinya dan penduduk Afganistan berdoa untuk keselamatan pesawat dan seluruh penumpangnya.”Kami turut berduka dan sedih bersama keluarga penumpang. Doa kami bersama kalian,” ujarnya.(ca/tempo.co)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account