Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Lieberman Ungkap Hubungan Gelap “Arab Moderat” Dengan Israel

Published 15/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Israels-foreign-ministerTel Aviv, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel mengaku sudah lama intensif mengadakan pembicaraan rahasia dengan sejumlah negara Arab untuk menggalang hubungan diplomatik berdasar “ketakutan kolektif” terhadap Iran.

Dalam keterangannya kepada Harian Yedioth Aharonot terbitan Israel, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Avigdor Lieberman menyebutkan sejumlah negara Arab itu antara lain adalah Arab Saudi dan Kuwait.

Pernyataan demikian merupakan pertama kalinya dilontarkan oleh pejabat tinggi Tel Aviv, namun  segera dibantah oleh Arab Saudi dan Kuwait. Keduanya menyatakan tidak ada pembicaraan apapun dengan Israel.

Menurut Lieberman, sentimen anti Israel menyurut akibat membengkaknya kekuatiran terhadap proyek nuklir Iran, menguatnya sekutu-sekutu Iran di Timur Tengah, dan merebaknya kecemasan terhadap ekstrimisme Islam. Dia menambahkan bahwa untuk pertama kalinya terjalin kesepahaman Arab-Israel bahwa bahaya yang sesungguhnya bukanlah Israel atau Yahudi atau Zionisme, melainkan Iran, “jihadis global”, Hizbullah dan jaringan teroris al-Qaida.

Lieberman yang berasal dari kelompok kanan dalam pemerintahan koalisi Israel menambahkan, “Telah terjadi kemunikasi dan pembicaraan, namun kami sudah sangat dekat dengan tahap di mana masalah ini tidak akan tersembunyi lagi, yakni sekitar satu tahun atau 18 bulan lagi masalah ini akan terpublikasi.”

Menlu Israel menyatakan komunikasi itu dilakukan dengan negara-negara Arab “moderat”, yaitu istilah yang biasa digunakan Israel untuk menyebut beberapa negara Arab di kawasan Teluk Persia dan Timur Tengah yang selama ini dikenal sebagai sekutu Amerika Serikat. Dia juga mengaku tidak akan ada kesulitan apapun seandainya dia hendak berkunjung ke Saudi atau Kuwait. “Sudah sekian tahun saya mengadakan pertemuan dan pembicaraan dengan mereka, dan ini menunjukkan  adanya satu kartu merah, yaitu Iran,” ujar Lieberman.

Dalam beberapa bulan terakhir Lieberman gigih berusaha menetralisir citranya sebagai sosok penganut garis keras di pentas internasional. Dia mengisyaratkan bahwa sebagian negara Arab itu sangat mengutamakan upaya menjaga interes kolektif Arab-Israel.

Yedioth Aharonot mengutip pernyataan Lieberman bahwa perjanjian damai baru Arab-Israel akan diteken pada tahun 2019. “Saya yakin bahwa saat itu kami sudah berada dalam kondisi di mana kami dapat dapat menikmati hubungan diplomatik sepenuhnya dengan sebagian besar negara Arab moderat,” ungkap Lieberman.

Di pihak lain, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan pihaknya sama sekali tidak menjalin hubungan ataupun melakukan pembicaraan dengan Israel di level manapun. Pernyataan serupa juga dikemukakan oleh Wakil Menlu Kuwait, Khalid al-Jarallah. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account