Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Tokoh Senior ISIS Ungkap Realitas Mencengangkan Tentang Al-Baghdadi

Published 11/09/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto: Press TV

Baghdad, LiputanIslam.com –  Seorang tokoh senior kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang diringkus oleh pasukan keamanan Irak telah mengungkap berbagai fakta mencengangkan mengenai tumbuhnya ISIS dan sosok pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi.

Tokoh bernama Ismail Alwan Salman al-Ithawi alias Abu Zaid al-Iraqi yang andil besar dalam penyusunan ideologi ISIS itu adalah sosok dosen bidang ilmu keislaman di sebuah institusi pendidikan tinggi yang semula bernama Universitas Saddam pada tahun 2003 dengan gelar doktor yang dia dapat dari universitas yang sama.

Sebagaimana dilansir al-Sumaria, Senin (10/9/2018), Al-Ithawi mengaku mulai menjalin hubungan dengan kelompok-kelompok bersenjata setelah diktator Iran Saddam Hussain terguling pada tahun 2003. Di situ dia memberikan “pengarahan syar’i dan fatwa” untuk “Brigade Fathi al-Jibouri” yang berkonfrontasi dengan pasukan keamanan Irak dan tentara Amerika Serikat (AS). Dia juga menjabat sebagai imam Masjid Jami’ al-Ghufron serta menyeru penduduk supaya bergabung dengan kelompok-kelompok bersenjata.

Pada awal tahun 2006 para ekstremis dari berbagai negara dunia mengalir ke ke brigade itu sehingga kelompok-kelompok bersenjata di kawasan lantas sepakat menyatukan barisan di bawah satu bendera, yaitu bendera jaringan teroris tersohor al-Qaeda, sebelum kemudian bendera ISIS dengan skala organisasi yang lebih luas.

Pada tahun 2008 al-Ithawi ditangkap oleh pasukan AS ketika dalam perjalanan menuju provinsi Salahuddin dan mendekam dalam penjara selama lima tahun. Dia dibebaskan pada tahun 2013 lalu bergerak ke provinsi Nineveh dan segera masuk ke dalam komponen ISIS.

Dari situ dia pindah ke provisni Anbar kemudian ke Suriah, tepatnya kota Raqqa. Di kota inilah dia pertama kali berjumpa dengan Abu Bakar al-Baghdadi yang datang ke “ibu kota kekhalifahan” itu untuk berpidato di depan para anasir ISIS. Sejak itu dia mulai melibatkan diri di ranah pendidikan ISIS dan menjadi anggota Dewan Komisaris ISIS yang merupakan lembaga tertinggi ISIS yang berhubungan langsung dengan al-Baghdadi. Tapi dia terkendala oleh berbagai persoalan akibat perbedaan pendapatnya dengan para petinggi ISIS lain, termasuk al-Baghdadi sendiri.

Menurut al-Ithawi, al-Baghdadi sendiri bukanlah orang yang memiliki kompetensi ilmiah untuk “menyusun pemikiran dan membuat keputusan yang paling sahih.” Al-Baghdadi juga tak yakin sepenuhnya kepada orang-orang sekitarnya, terutama setelah terjadi kasus kaburnya “pejabat badan zakat” ISIS bersama dana sekira US$ 350,000, dan dia meminta orang-orang terdekatnya untuk mengendalikan ISIS karena kondisi kesehatannya memburuk.

Al-Ithawi memastikan al-Baghdadi juga bukan orang yang berkompeten memimpin ISIS, apalagi dengan status “khalifah”. Dia memimpin hanya karana faktor kebetulan, bukan karena kompetensi, setelah pendahulunya, Abu Umar al-Baghdadi, terbunuh.

Al-Ithawi mendekam dalam penjara ISIS selama beberapa bulan. Dia bebas setelah ISIS kalah dan kehilangan sebagian besar wilayahnya dan terjadi pembebasan semua tahanan. Dia kemudian memutuskan untuk tidak kembali kepada pekerjaannya, melainkan berusaha kabur ke Turki melalui wilayah Suriah, tapi tertangkap oleh tentara Suriah karena tidak mengantongi dokumen resmi. Dia kemudian diekstradisi ke Irak dan diringkus oleh pasukan Irak segera setelah keluar dari Bandara Baghdad. (mm/alsumaria)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account