Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Perang Yaman: Media AS dan Inggris Ingin Sembunyikan Hal Ini dari Anda

Published 27/06/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com—Serbuan militer koalisi Arab Saudi dan UEA di bandara Kota Hudaydah-Yaman telah memaksa 30.000 warga Yaman untuk meninggalkan rumah mereka dan mengancam 22 juta warga Yaman yang memilih untuk tetap bertahan di Kota Hudaydah, sebagai gerbang utama impor bantuan makanan dan kebutuhan harian lainnya.

10.000 lebih warga Yaman telah meninggal akibat perang yang kini mulai memasuki tahun ke empat itu. Sisanya, sekitar 80 persen warga Yaman berada dalam kondisi mengkhawatirkan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Karena sedikitnya media barat yang berbicara tentang ini, sampai Amnesti Internasional menyebut perang Yaman sebagai “perang yang terlupakan”.

Sekalipun ada beberapa media barat yang mengangkat berita tentang perang Yaman, selalu yang mereka gambarkan adalah perang antara kelompok militant Houthi yang didukung Iran melawan warga Yaman. Media-media tersebut enggan mencerita narasi sesungguhnya yang justru lebih penting, yaitu penjualan senjata AS dan Inggris kepada Arab Saudi dan UEA sebagai aktor utama penyerangan terhadap Yaman.

Asisten Profesir di Universitas Michigan mengatakan, seperti yang dimuat al-Jazeera pada Senin (25/6), bahwa konflik Yaman sengaja dinarasikan dengan cara-cara tertentu sehingga rakyat Amerika dan Inggris salah memahaminya.

“Mereka tidak menyadari bagaimana pemerintah mereka terlibat atas terjadinya bencana peperangan di Yaman. Mereka dibuat percaya bahwa perang yaman itu hanya pertarungan internal yang dikemas sebagai perang sektarian atau perang antara Arab Saudi melawan Iran,” ucapnya.

Padahal, sejak perang dimulai pada 2015 lalu, Amerika dan Inggris telah menjual senjata kepada Arab Saudi saja senilai 12 milyar $. Militer Amerika juga memberikan pelatihan pada orang-orang Saudi yang telah membunuh ratusan warga Yaman.

Piers Robinson, seorang Profesor di Universitas Sheffield, mengatakan bahwa publik dibuat bingung oleh perang Yaman. “Mereka dibingungkan oleh perang Yaman, siapa yang seharusnya disalahkan dan dibenarkan.”

“Ada hubungan yang sangat besar antara politik, ekonomi, dan militer. Publik akan memprotes hal ini jika mereka sadar atas apa yang terjadi secara utuh. Anda harus ingat, ada hubungan yang begitu dekat antara pejabat pemerintah dan para jurnalis,” tambah Robinson.

Tahun lalu, majalah berita CBS melakukan investigasi mendalam tentang perang Yaman dan mengkritisi Arab Saudi tanpa sedetik pun menyebut keterlibatan Amerika dalam konflik tersebut, seperti misalnya penjualan senjata atau bantuan logistik dan militer.(fd/Al-Jazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account