Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Korban Pembantaian Srebrenica-Bosnia Tuntut Pemerintah Belanda

Published 08/04/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

srebrenica mothersDen Haag, LiputanIslam.com — Sekelompok korban selamat pembantaian massal Srebrenica-Bosnia tahun 1995 mengajukan tuntutan hukum kepada pemerintah Belanda atas kegagalan pasukan perdamaian PBB asal Belanda yang gagal memberikan perlindungan terhadap korban pembantaian.

Sekelompok wanita yang menamakan diri “Para Ibu dari Srebrenica” itu mengajukan tuntutan tersebut di Pengadilan Internasional di Den Haag, hari Senin (7/4).

“Mereka tidak mencegah pembantian ribuan penduduk sipil,” kata pengacara Marco Gerritsen yang membela para korban tersebut kepada pengadilan.

Selama ini pemerintah Belanda menolak tuduhan tersebut dengan dalih mereka tidak memiliki jalur komando terhadap pasukan mereka yang bekerja di bawah komando misi perdamaian PBB. Mereka justru mengklaim telah melakukan tugasnya dengan baik.

“Dutchbat (satuan batalion Belanda yang berada di Srebrenica saat terjadi pembantian) telah bekerja dengan sekuat tenaga. Mereka telah berusaha melindungi sebanyak mungkin pengungsi,” kata pengacara pemerintah Belanda dalam sidang tersebut.

Srebrenica adalah kota pengungsian yang dipenuhi oleh warga muslim Bosnia dan berada di bawah perlindungan pasukan perdamaian PBB ketika pasukan Serbia-Bosnia menyerbu kota itu di bawah komando Jendral Ratko Mladic, Juli 1995. Pasukan Belanda yang berada di kota itu ternyata tidak melakukan perlawanan yang berarti sehingga pasukan Mladic dengan leluasa melakukan aksi kejinya dengan membantai lebih dari 8.000 pengungsi Bosnia. Peristiwa itu merupakan peristiwa paling keji yang terjadi di Eropa sejak Perang Dunia II.

Tahun lalu “Para Ibu dari Srebrenica” telah mengajukan tuntutan serupa terhadap PBB di Pengadilan Eropa, namun gagal setelah pengadilan tersebut menetapkan bahwa PBB kebal dari segala tuntutan. Para keluarga korban pembantaian pun menyatakan kekecewaannya atas hal itu.

Sampai saat ini proses pengadilan di Den Haag masih berjalan.(ca/press tv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account