Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Polisi Brunei Tahan Tersangka Teroris Asal Indonesia

Published 08/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

brunei policeBandar Sri Begawan, LiputanIslam.com — Aparat keamanan Brunei menahan seorang tersangka teroris asal Indonesia anggota kelompok Jemaah Islamiyah (JI). Di bawah undang-undang keamanan internal (Internal Security Act/ISA), tersangka dapat menjalani penahanan selama 2 tahun hingga kasusnya dilimpahkan ke pengadilan.

Awaluddin Sitorus (alias Ustaz Yasin, Abu Yasar, Dani dan Daniardanalin) ditahan polisi Brunei atas sangkaan membangun jaringan teorisme di balik bisnis obat tradisional yang dilakukannya.

Pada bulan Februari, dinas inteligen Brunei, Internal Security Department (ISD), mengumumkan adanya aktifitas-aktifitas yang ditujukan untuk menjadi pintu masuk gerakan terorisme dan pembangunan pusat kegiatan terorisme di Brunei.

Rencana akhirnya, demikian klaim ISD, adalah membangun semacam pusat perlindungan dan rehabilitasi bagi para teroris sekaligus pengumpulan dana bagi kegiatan terorisme di luar negeri.

Awaluddin juga diketahui telah menjalin kontak dengan pemimpin kelompok Kumpulan Mujahidin Indonesia (KMI), satu kelompok teroris lainnya, dan membantu masuknya seorang yang dicurigai sebagai pelaku terorisme, ke Brunei awal tahun lalu.

Awaluddin mendapatkan pelatihan militer di Afghanistan pada tahun 1990-an, dan sempat ditahan oleh aparat keamanan Indonesia di Medan tahun 2000, terkait keterlibatannya atak serangan bom Natal di Medan tahun 2000.

Awaluddin juga pernah dituliskan profilnya di media Brunei Times, bulan Desember 2011. Ia memiliki keahlian di bidang ilmu kedokteran dan pengobatan belajar di Pakistan. Ia juga membuka praktik pengobatan Bekam. Tahun 1997 Awaluddin pindah ke Malaysia dan selanjutnya memulai bisnis di Brunei tahun .

ISD menahan Awaluddin sajak 21 Februari berdasar ISA, yang memungkinkan penahannya hingga 2 tahun tanpa proses pengadilan.

Kasua Awaluddin ini menyusul langkah serupa yang dilakukan pemerintah Singapura yang juga menahan tersangka teroris anggota JI bernama Masyhadi Mas Selamat, yang juga ditahan atas dasar ISA, undang-undang warisan Inggris yang masih digunakan oleh negara-negara jajahannya di Asia Tenggara.

Penahanan Awaluddin telah diketahui oleh para pejabat kedubes Indonesia di Brunei, namun polisi membatasi akses mereka terhadap Awaluddin.

Sementara itu Kepala Badan anti-Terorisme Indonesia (BNPT) Ansyaad Mbai membenarkan keterlibatan Awaluddin dalam jaringan terorisme dan keterlibatannya dalam serangan bom di Medan 14 tahun lalu.

Awaluddin dituduh membantu Hambali, Imam Samudra, dan Faiz bin Abubakar Bafana dalam serangan bom di Medan tahun 2000 yang melukai 33 orang. Ia ditangkap di Bandarlampung tahun 2003 in Bandar Lampung, Sumatra. Ia sempat menjalani proses pengadilan, namun dibebaskan tahun 2004, karena kurang bukti.(ca/khabarsoutheastasia.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account