Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Jeda Kemanusiaan Di Ghouta Timur Belum Juga Menghasilkan Keluarnya Warga Sipil

Published 02/03/2018 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Damaskus, LiputanIslam.com –   Gencatan senjata atau jeda kemanusiaan yang diumumkan Rusia di kawasan Ghouta Timur yang bersebelahan dengan Damaskus, ibu kota Suriah, Kamis kemarin (1/3/2018), melewati hari ketiga, namun belum tercatat adanya warga sipil yang keluar dari kawasan itu melalui jalur khusus yang telah disediakan bagi mereka di timur laut Damaskus.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengaku telah berhasil menyalurkan bantuan ke Ghouta Timur dalam beberapa hari terakhir, namun lembaga ini menilai jeda kemanusiaan Rusia itu “tidak cukup” untuk kawasan di mana, menurut Observatorium Suriah untuk HAM yang dekat dengan kubu oposisi, ratusan warga sipil, termasuk anak-anak kecil, terbunuh dalam perang antara tentara Suriah dan kawanan bersenjata.

Dewan Keamanan PBB Sabtu lalu merilis resolusi yang mendesak penerapan gencatan senjata secara menyeluruh “tanpa ditunda”, namun Rusia mengumumkan bahwa jeda kemanusiaan dimulai sejak Selasa lalu dan berlaku hanya mulai pukul 07.00 hingga 14.000 waktu setempat, dan dalam rangka ini telah disediakan jalur Al-Wafidin di timur laut kota Duma untuk keluarnya warga sipil dari Ghota Timur yang dikepung oleh pasukan pemerintah tersebut.

Namun, hingga genap hari ketiga belum ada warga sipil yang keluar dari sana kecuali dua orang warga negara Pakistan pada Rabu lalu setelah ada perundingan terpisah yang dilakukan oleh Kedubes Pakistan untuk Suriah di Damaskus.

AFP melaporkan bahwa di jalur itu terdapat tentara Rusia yang berjaga –jaga bersama tentara Suriah, dan terdapat pula para relawan lembaga bulan Sabit Merah Suriah yang menyiap mobil-mobil ambulan.

Jalur itu sepenuhnya kosong dari gerakan warga sipil, dan tentara Rusia menuding kawanan bersenjata menjadikan warga sipil sebagai tameng sehingga melarang warga sipil meninggalkan mereka.

“Selama tiga hari terakhir warga sipil tidak bisa meninggalkan Ghouta Timur karena mereka dijadikan sebagai sandera oleh kelompok-kelompok bersenjata ilegal sehingga mereka tidak diperkenankan pergi,” ungkap militer Rusia. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account