Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Terungkap, Raja Yordania Bertengkar Sengit Dengan Putera Mahkota Saudi

Published 21/01/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com – Pertemuan yang terjadi beberapa waktu lalu antara Raja Yordania Abdullah II dan Putera Mahkota Saudi Pangeran Mohammad bin Salman (MbS) ternyata diwarnai pertengkaran serius yang baru belakangan ini terungkap.

Berdasarkan keterangan sumber-sumber diplomatik yang didapatnya di Amman, ibu kota Yordania, surat kabar  Amerika Serikat (AS) Los Angles Times  melaporkan pertengkaran itu bahkan  membuat Raja Abdullah II keluar begitu saja dari ruang pertemuan tanpa pamit kepada MbS, kemudian segera menuju pesawat dan kembali ke Amman.

Aksi pelampiasan kemarahan itu terjadi setelah keduanya terlibat cekcok mengenai beberapa hal yang diperselisihkan dalam pertemuan tersebut. MbS mula-mula mendesak Abdullah II agar memboikot Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) mengenai Al-Quds di Istanbul, Turki, tapi Raja Abdullah II menolak mentah-mentah desakan itu.

SAA itu MbS mengatakan bahwa pihak yang lebih pantas mengurus tanah-tanah wakaf Islam di Al-Quds adalah Saudi, bukan Yordania, dengan alasan bahwa risalah Islam terbit dari Madinah Al-Munawwarah dan Mekkah Al-Mukarromah.

Raja Abdullah II membantahnya dengan mengatakan, “Kami adalah klan Hasyimiyah, dan kamilah keturunan kerajaan yang telah dipercaya selama 900 tahun mengurus tempat-tempat suci Islam di Al-Quds, bahkan di era Usmani (Ottoman). Sedangkan Saudi yang sudah memiliki Mekkah Al-Mukarromah dan Madinah Al-Munawwarah hendaknya mementingkan dan menjaga keduanya.”

Suasana semakin memanas ketika MbS mendesak Abdullah II agar menerima imbalan senilai 3 miliar US$ dari Saudi jika Yordania ikut membantu serangan militer Saudi dan sekutunya ke Yaman.  Abdullah II kesal ketika MbS mengatakan bahwa tentara Yordania harus menjadi tentara pemberani sebagaimana tentara Saudi dan Uni Emirat Arab dalam perang Yaman.

Abdullah II segera memberi tanggapan sengit dengan mengatakan, “Anda (Saudi) ada di mana ketika terjadi perang tahun 1967 dan tentara Yaman bertempur dari jalan ke jalan dan dari perkampungan kuno ke perkampungan kuno di Al-Quds. Israel dapat menyapu negara-negara Arab dalam tempo lima hari, namun setelah tiga minggu baru bisa menguasai Al-Quds, sebab tentara Yordania bertahan mati-matian tak ada taranya dan dapat menghabisi ratusan tentara Israel.”

Dia juga mengatakan, “Keberanian Yordania masih belum sepenuhnya dibicarakan, karena memiliki sejarah besar dalam keberanian, perang, dan pertempuran. Seandainya tentara Israel tidak mengirim bantuan besar ke Al-Quds maka mereka tidak mungkin bisa memasuki Al-Quds… “

Dia menjelaskan, “Tentara Yordania menolak menyerah kepada tentara Israel. Mereka berkonsentrasi di sekitar Masjid Al-Aqsa dan Masjid Kubah Al-Sakhrah, bertekad untuk mati syahid di situ, dan ketika itulah tentara Israel terpaksa membiarkan Masjid Al-Aqsa dan Kubah Al-Sakhrah berada dalam kewenangan tentara Yordania, dan mengirim surat kepada Raja Hossein berisi permintaan supaya tentara Yordania tetap berada di Masjid Al-Aqsa dan Masjid Kubah Al-Sakhrah serta tempat-tempat suci Kristen di Al-Quds dengan syarat pertempuran antara tentara Yordania dan tentara Israel tidak berlanjut.”

Terakhir dia mengatakan, “Kami tidak perlu belajar dari siapapun soal keberanian, apalagi kami juga berlatar belakang sejarah sejak masa Rasulullah.”

Raja Yordania kemudian beranjak keluar dari aula pertemuan tanpa basa-basi perpisahan dengan MbS, dan pulang ke Yordania. Sejak itu terputuslah semua komunikasi antara Yordania dan Saudi. (mm/addiyar)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account