Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

AS Bentuk Pasukan Baru Kurdi Di Suriah, Turki Lontarkan Kecaman Keras

Published 15/01/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com –  Pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) menyatakan pihaknya sedang bekerja untuk mendirikan pasukan keamanan perbatasan yang terdiri atas 30,000 personil di Suriah timur. Pernyataan ini mendapat kecaman keras dari Turki.

Jubir pasukan koalisi, Kol. Ryan Dillon, ), Minggu (14/1/2018), kepada AFP mengatakan bahwa seiring dengan meredanya serangan terhadap kelompok teroris ISIS, pasukan koalisi bersama sekutunya Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) mulai memrioritaskan penjagaan perbatasan.

“Tujuan finalnya ialah pembentukan pasukan yang pada akhirnya mencakup sekira 30,000,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa separuh dari jumlah itu adalah milisi SDF yang akan dilatih lagi, dan di tahap awal sekarang terdapat  sekira 230 orang sedang berlatih dalam pasukan keamanan perbatasan.

Seperti diketahui, SDF yang disebut-sebut sebagai aliansi Kurdi-Arab Suriah telah berhasil membebaskan banyak kawasan di timur laut Suriah dari cengkraman kelompok teroris ISIS dengan bantuan serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS yang juga telah menyuplai SDF dengan senjata.

SDF kini menguasai kawasan yang bersebelahan dengan Turki di utara , dengan Irak di timur, dan wilayah kekuasaan tentara Suriah di barat.

Di pihak lain, Turki memberi tanggapan keras atas pernyataan pasukan koalisi internasional mengenai pembentukan pasukan keamanan perbatasan itu dan menyebutnya “melegitimasi organisasi teroris.”

Turki menentang keras keberadaan SDF karena komponen utama pasukan ini adalah milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang disebut Turki sebagai kelompok teroris.

Jubir Presiden Turki, Ibrahim Kalin, mengatakan, “Ketika dukungan kepada PYD/YPG seharusnya dihentikan maka tindakan berkelanjutan untuk melegitimiasi organisasi teroris ini dan mengukuhkan pilar-pilarnya di kawasan merupakan perkara yang memprihatinkan… Kondisi ini sama sekali tidak bisa diterima.”

Kepala Pusat Media SDF mengkonfirmasi dimulainya pembentukan pasukan perbatasan dan pelatihan anggotanya.

“Ini merupakan tahap baru kerjasama kami dengan pasukan koalisi internasional… Banyak kawasan dan kota yang telah dibebaskan memerlukan orang yang melindunginya,” terangnya.

Menurutnya, satuan-satuan pasukan baru akan disebar di wilayah perbatasan dengan Turki dan kawasan yang dikuasai pasukan pemerintah Suriah.

Pasukan Turki sesekali menyerang milisi YPG di Suriah utara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Minggu, mengacam “dalam beberapa hari ke depan” akan menyerang kawasan Afrin yang dikuasai milisi Kurdi di Suriah utara.

Pemerintah Suriah belum berkomentar mengenai pembentukan pasukan perbatasan itu, sementara hubungan pasukan Suriah dengan SDF berada di level terendah. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account