Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Mahmoud Abbas: Al-Quds Ibu Kota Palestina Untuk Selamanya

Published 15/01/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Ramallah, LiputanIslam.com –  Ketua otoritas Palestina Mahmoud Abbas menegaskan bahwa Al-Quds (Yerussalem) merupakan ibu kota Palestina untuk selamanya.

“Orang lain suka atau tidak, Al-Quds adalah ibu kota kami untuk selamanya,  pengantin kearaban kami, mutiara mahkota, dan kami telah menegaskan kepada Israel bahwa tidak ada pemilu tanpa Al-Quds,” ungkap Abbas dalam pertemuan ke-28 Dewan Pusat Palestina, Ahad (14/1/2018).

Dia menyatakan bahwa Al-Quds telah dihapus dari meja perundingan oleh keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Al-Quds sebagai ibu kota Israel.

Abbas mengaku kecewa atas ketidak sediaan kelompok pejuang Hamas berpartisipasi dalam pertemuan Dewan Pusat Palestina.

“Saya berharap gerakan Hamas tidak harmoni dengan pendirian tokoh gerakan ini, Mahmoud Al-Zahar,” katanya.

Mengenai kabar bahwa Abbas telah disodori usulan supaya menjadikan desa Abu Dis di dekat Al-Quds sebagai ibu kota Israel, dia mengatakan, “Kami katakan kepada Trump, ‘tidak, dan seribu tidak’, kami tidak akan menerima ‘tamparan masa kini’…  Pada momen kritispun kami tidak akan berpindah tempat dan tidak akan mengulangi kesalahan di masa lalu. Kami tidak akan menerima dikte dan doktrin dari siapapun.”

Mahmoud Abbas menegaskan bahwa Palestina akan terus membangkitkan isu Perjanjian Balfour sampai Inggris meminta maaf atas rencana yang ia canangkan sejak ratusan silam dan sebelum Perjanjian Balfour untuk mendirikan negara Zionis Israel.

Dia menjelaskan bahwa penjajahan atas Palestina dimulai pada tahun 1653 karena orang-orang Eropa hendak menjadikannya sebagai pos terdepan untuk perdagangan mereka.

“Kita dapat mengatakan ‘tidak’ kepada siapapun ketika masalahnya bersangkutan dengan nasib bangsa Palestina, kami tidak mencampuri urusan internal negara-negara lain sehingga kamipun tidak menerima campur tangan siapapun dalam urusan internal kami,” tegasnya.

Dia melanjutkan, “Tak ada Perjanjian Oslo karena Israel telah mengakhir perjanjian ini. Kami tidak menerima AS sebagai penengah antara kami dan Israel. Kami menerima ‘solusi dua negara’ berdasarkan legitimasi internasional dan negara Palestina pada perbatasan tahun 1967 dengan ibu kota Al-Quds Timur, dan kami akan terus memperhatikan Dewan Keamanan PBB sampai kami mendapatkan keanggotaan sepenuhnya.”

Dia kemudian menegaskan bahwa dirinya berpihak pada “resistensi rakyat secara damai”, dan menilai bahwa cara ini lebih efektif daripada cara-cara lain. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account