Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sekjen Hizbullah: Hariri Mundur Jelas Karena Didekte Saudi

Published 06/11/2017 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Lebanon Sayyid Hassan Nasrallah menyatakan bahwa Saad Hariri tiba-tiba mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri Lebanon adalah karena Hariri didekte oleh Arab Saudi, namun “tidaklah logis” informasi mengenai kesiapan Saudi melancarkan “badai mematikan” terhadap Lebanon.

“Merupakan kesimpulan yang jelas dan pasti bahwa pengunduran diri itu merupakan keputusan Saudi yang didektekan dan dipaksakan terhadap Hariri. Dia mundur bukan karena niat, keinginan, dan keputusannya sendiri,” ungkap Nasrallah dalam statemen khususnya mengenai peletakan jabatan Hariri, Minggu (5/11/2017).

Menurut Nasrallah, usai kunjungan pertamanya ke Saudi Hariri terlihat “tenang dan lapang” sehingga berbicara mengenai bantuan-bantuan baru dan pelaksanaan pemilu. Hariri saat itu bahkan juga menyatakan bahwa Saudi mendukung dialog dan kebertahanan pemerintahan Lebanon.  Tapi kemudian Hariri diundang Saudi untuk datang lagi ke Riyadh, dan “sampai sekarang tak ada yang mengetahui apa yang terjadi dalam kunjungan kedua Hariri ke Saudi sehingga sampai terjadi pengunduran diri.”

Seperti diketahui, dari Saudi Hariri menyatakan mundur sembari menyudutkan Hizbullah dengan mengaku “menolak penggunaan senjata Hizbullah terhadap orang-orang Lebanon dan Suriah,” dan mengklaim bahwa “campur tangan” Hizbullah menyebabkan pemerintah Lebanon bermasalah dengan “lingkungan Arab.”

Nasrallah menegaskan bahwa pernyataan pengunduran diri Hariri dari Saudi dengan klaimnya itu membuktikan adanya “retorika Saudi yang dibacakan oleh Hariri”, dan memperlihatkan “metode campurtangan Saudi dalam urusan internal” Lebanon.

“Mundurnya Hariri mengejutkan presiden, ketua Majelis Perwakilan Rakyat dan bahkan para wakil rakyat dari kelompok Al-Mustaqbal sendiri,” lanjutnya.

Nasrallah memastikan bahwa alih-alih berharap Hariri mundur, Hizbullah semula justru memandang segala sesuatu sudah berjalan “di jalur yang rasional” dan bahwa pemerintah Lebanon akan “terus berjalan mencetak prestasi dan menyelenggarakan pemilu yang akan datang.”

Sekjen Hizbullah menyoal apakah Hariri mundur karena terjadinya perebutan kekuasaan di Saudi ataukah karena Saudi kecewa terhadap Hariri sehingga ingin menggantinya dengan orang lain yang lebih bisa menuruti keinginan Saudi.

Nasrallah memastikan pihaknya masih terus berkomunikasi dengan semua pihak di Lebanon, dan sampai sekarang tak seorangpun tahu secara persis mengapa Hariri mundur, tapi yang jelas “pemaksaan” terhadap Hariri supaya mundur “bukan karena faktor internal Lebanon.”

“Jika kami hendak menanggapi konten politik dalam peletakan jabatan ini maka kami harus menanggapi Saudi secara langsung… Kami harus menunggu untuk mengetahui sebab sesunggguhnya pemaksaan Saudi kepada Hariri supaya mundur,” imbuhnya.

Dia juga mempertanyakan apakah mungkin Saudi membolehkan Hariri kembali ke Lebanon, mengingat Saudi sedang diwarnai aksi penangkapan.

“Ketika Anda melihat Mut’ab bin Abdullah bin Abdulaziz atau saudaranya, Turki, atau Walid Bin Talal berada dalam penjara maka sudah seharusnya Anda bingung…  Kita tidak tahu ke arah mana Saudi bergerak, tapi nama-nama orang yang ditangkaplah tidaklah kecil,” ungkap Nasrallah.

Sekjen Hizbullah menilai Saudi bisa saja mengutamakan serangan terhadap terhadap Lebanon seperti yang dilakukannya terhadap Yaman, tapi informasi yang beredar mengenai kesiapan Saudi untuk melancarkan operasi militer “Badai Mematikan” terhadap Lebanon “tidak logis.”

Mengenai Israel, Nasrallah mengatakan bahwa rezim penjajah Palestina ini tidak mungkin akan mengobarkan perang demi kepentingan Saudi, dan ada peringatan terhadap Tel Aviv mengenai besarnya resiko materi dan mental yang harus ditanggung Israel jika sampai menyulut perang.

Dia juga mengatakan bahwa belakangan ini tersiar kabar bahwa Putera Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman meminta pengadaaan pertemuan para pemimpin koalisi internasional untuk melancarkan “Badai Mematikan” terhadap Lebanon, tapi kabar ini hanyalah “rumor yang tak dapat dipercaya.” (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account