Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Mantan Pejabat Pentagon Ragukan Kemampuan Saudi Gunakan Sistem THAAD Dan S-400

Published 09/10/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com –   Mantan pejabat Pentagon Michael Maloof menyatakan bahwa Arab Saudi membeli sistem pertahanan THAAD dari Amerika Serikat (AS) dan S-400 dari Rusia karena merasa terancam oleh Iran, namun Saudi tidak akan dapat menggunakan teknologi ini secara efektif tanpa bantuan tenaga ahli dari luar negeri.

Departemen Luar Negeri AS akan menjual sistem pertahanan rudal THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) kepada Arab Saudi dengan biaya sekira 15 miliar Dolar AS. Penjualan ini diumumkan hanya sehari setelah Saudi memutuskan membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.

“Itu adalah sesuatu yang sudah lama ada dalam perencanaan. Ini adalah bagian dari paket  110 miliar Dolar AS yang diteken oleh Presiden Trump dan Raja Salman ketika Trump berada di Riyadh pada bulan Mei. Sudah sekitar dua tahun dalam perencanaan. Mungkin kebetulan hari ini diumumkan ketika Saudi dan Rusia menyetujui penjualan S-400,” paparnya dalam wawancara dengan RT yang dilansir Minggu (8/10/2017).

Mengenai motivasi Saudi membeli sistem pertahanan tersebut Maloof mengatakan,  “Ini adalah bagian dari upaya melawan ancaman  Iran yang mereka rasakan.”

Dia juga menjelaskan, “Kedua sistem rudal itu berbeda dalam hal kemampuan teknis masing-masing. THAAD jelas lebih berorientasi pada rudal balistik yang masuk,  S-400 lebih anti pesawat udara, tapi ini adalah sistem yang sangat efektif melawan pesawat apapun. Tapi THAAD lebih berorientasi pada rudal balistik yang masuk. Itu tergantung pada posisi mereka di kedua sistem. Mereka harus menempatkannya di sisi timur Arab Saudi yang ditujukan ke Iran, mengingat jangkauannya, namun masing-masing memiliki kemampuan yang berbeda. Dan ini adalah perkembangan menarik bahwa semuanya terjadi sekaligus, karena menurut saya secara politis dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa AS mendukung Saudi dan GCC  (Dewan Kerjasama Teluk) dalam hal pertahanan mereka.”

Ketika ditanya pendapatnya mengenai pernyataan pejabat AS bahwa penjualan sistem itu akan memperkuat keamanan regional, Maloof mengatakan bahwa sistem ini efektif dan juga akan dijual kepada Uni Emirat Arab (UEA), tapi dia meragukan kemampuan keduanya dalam mengoperasikan sistem.

“Jadi, sepertinya ini adalah sistem yang sangat efektif melawan rudal balistik, jika Iran menembak mereka. Sekarang, pertanyaannya adalah: dapatkah mereka – Saudi dan UEA – menggunakannya secara efektif? Saya cenderung meragukannya, kecuali jika mereka memiliki pelatihan ekstensif. Itu mungkin mengapa mereka akan memiliki banyak penduduk AS di sekitar sana untuk beberapa lama,” terangnya. (mm/rt)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account