Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Dua Puteri Raja Saudi Merasa Disandera Ayahnya

Published 01/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Saudi-king-daughtersRiyadh, LiputanIslam.com – Untuk pertama kalinya, dua di antara empat puteri Raja Arab Saudi yang “disekap” di dalam komplek kerajaan berkeluh kesah tentang keterisolasian mereka selama 13 tahun. Dalam sebuah wawancara visual yang ditayangkan TV Channel 4  News yang berbasis di Inggris, dua puteri bernama Sahar, 42 tahun, dan Jawaher, 38 tahun, itu mengaku tidak dapat berkomunikasi dengan dunia luar sejak ditempatkan dalam komplek tertutup milik kerajaan.

Mereka juga menyebutkan bahwa dua saudara perempuan mereka, Maha dan Hala, juga mengalami nasib yang sama di komplek lain.  “Tak seorangpun diperbolehkan keluar masuk,” keluh Sahar kepada Channel 4 News via Skype. “Terputus, terisolasi… dan sendirian,” dan “ayah kami, Sang Raja, bertanggungjawab (atas kondisi ini),” imbuhnya.

Sahar mengaku kondisi dia dan saudaranya tak ubahnya kondisi para sandera. “Kami kaum perempuan yang telah dewasa mengapa dihalangi dari hasrat kami?! Saya yakin kami semua sekarang adalah sandera,” ungkapnya.

Sementara itu, Jawaher mengaitkan nasib mereka dengan kondisi masyarakat Arab Saudi. “Jika terhadap anak-anaknya sendiri saja dia berbuat seperti ini, lantas bagaimana menurut Anda sikapnya terhadap orang lain di negara ini.”

Minggu lalu ibu mereka, Alanoud al-Fayez, yang sudah lama bercerai dengan Raja Abdullah bin Abdulaziz al-Saud melakukan aksi protes di depan Kedutaan Besar Saudi di London menuntut supaya anak-anaknya dibebaskan. Berkenaan dengan nasib Sahar dan Jawaher, al-Fayez mengatakan, “Mereka dijatah makan hanya satu kali sehari… mereka tidak diperbolehkan meninggalkan tempat atau bepergian.”

Kasus penyekapan ini menjadi berita heboh sejak al-Fayez Jumat lalu meminta kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama supaya membantu pembebasan anak-anaknya. Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, dia mengatakan, “Selama 13 tahun anak-anak perempuan saya telah menjadi tahanan. Mereka harus dibebaskan dan dilepaskan segera.”

Sejak bercerai dengan Raja Saudi, Al-Fayez memilih tinggal di London. Dia meminta bantuan Obama karena saat itu dijadwalkan mengadakan kunjungan singkat ke Riyadh pada 28 Maret 2014. “Presiden Obama harus mengambil kesempatan ini untuk menyampaikan pelanggaran berat yang dilakukan terhadap anak-anak saya,” ujarnya kepada AFP. Dia juga mengatakan, “Orang-orang Saudi tidak bisa dipercaya. Mereka tak segan-segan berbuat apa saja. Saya ingin bertemu dengan puteri-puteriku. Saya ingin berada di sisi mereka.” (mm/channel4news/presstv/afp)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account