Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Tim Pencari Fakta Akan Dikirim ke Suriah

Published 14/04/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Amsterdam, LiputanIslam.com –  Sebuah tim ahli dari pengawas senjata kimia telah dikirim ke Turki untuk mengoleksi berbagai sampel sebagai bagian dari investiga terhadap dugaan serangan senjata kimia yang menewaskan 87 orang, termasuk puluhan anak kecil, di Suriah pekan lalu.

Beberapa sumber mengatakan kepada Reuters bahwa sebuah tim percari fakta telah dikirim dari Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) di Hague, Netherland, untuk menghimpun sampel-sampel bio-metrik dan mewancara para korban selamat peristiwa menghebohkan tersebut.

Serangan gas beracun terjadi 4 April lalu dan kemudian dijadikan dalih oleh Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan serangan misil ke pengkalan udara Suriah serta mempelebar keretakan hubungan antara AS dan Rusia yang bersekutu dengan Suriah.

Misi OPCW akan menentukan apakah senjata kimia telah digunakan, tapi tidak diamanatkan untuk menyalahkan. Dalam jangka waktu dalam 3-4 minggu temuannya diharapkan akan diteruskan ke penyelidikan bersama PBB-OPCW yang bertugas mengidentifikasi individu atau lembaga yang bertanggung jawab  atas penggunaan senjata kimia.

Sementara itu, Kremlin dalam statemennya, Kamis, menyatakan Presiden Suriah Vladimir Putin dan sejawatnya di Turki, Recep Tayyip Erdogan, dalam sebuah kontak telefon menyatakan sepakat mendukung penyelidikan OPCW terhadap dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah.

Keduanya juga menegaskan hasrat masing-masing bagi kelanjutan proses gencatan senjata di Suriah serta perundingan intra-Suriah dengan format Astana dan Jenewa.

Sebelumnya, Rusia menolak hasil penelitian Turki yang menyatakan adanya penggunaan gas sarin di Khan Sheikhun.

Tragedi di provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak dekat perbatasan Turki ini dilaporkan paling mematikan sejak serangan gas sarin menewaskan ratusan orang di pinggiran ibukota Suriah, Damaskus,  pada 21 Agustus 2013. (mm/iol/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account