Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Iran dan Pakistan Nyatakan Radikalis Sebagai Musuh Bersama

Published 27/03/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

iran pakistanTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani akhirnya turut angkat bicara soal lima petugas penjaga perbatasan Iran yang disandera oleh kelompok radikalis di wilayah Pakistan. Dalam kontak telefon dengan Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif Rabu (26/3) Rouhani meminta Pakistan segera melakukan tindakan nyata dan serius untuk meringkus para penyandera dan membebaskan para korban.

Mengutip sumber kepresiden Iran, IRNA melaporkan bahwa Presiden Rouhani mengingatkan Pakistan bahwa lima sandera Iran sudah lebih dari satu bulan disekap di wilayah Pakistan hingga belakangan terbetik kabar simpang siur mengenai keterbunuhan salah satu sandera. “Dengan adanya tindakan bilateral, upaya intensif Republik Islam Iran, pembentukan komisi bersama perbatasan antara pemerintah propinsi Sistan Balucistan Iran dan pemerintah negara bagian Balucistan Pakistan serta berbagai upaya bersama yang telah dilakukan selama ini kami berharap supaya sesudah terbentuknya komisi ini akan ada tindakan serius dari pemerintah Pakistan untuk membebaskan para sandera Iran,” ujar Rouhani kepada Nawaz Sharif.

Rouhani juga mengingatkan bahwa peristiwa ini membangkitkan sentimen negatif publik Iran terhadap Pakistan. “Kami menghendaki kedua negara dan pemerintah menggalang kerjasama masif untuk memerangi terorisme di kawasan, dan dalam rangka ini kami siap melakukan kerjasama di level manapun dengan pemerintah Pakistan demi menjamin keamanan di wilayah perbatasan kedua negara,” ungkap Rouhani.

Presiden Iran memastika bahwa langkah dan tindakan kolektif kedua terhadap para ekstrimis akan dapat membangkitkan opini positif di tengah publik kedua negara. Dia juga menegaskan bahwa negaranya tidak akan pernah membiarkan para teroris dan unsur-unsur keji menggunakan wilayah Iran untuk sesuatu yang merugikan Pakistan. Menurutnya, ulah para ekstrimis yang terjadi belakangan ini tak lain bertujuan merusak hubungan kedua negara. “Dalam hal ini kami sangat mengharapkan adanya langkah segera dan kongkret dari pemerintah Pakistan, dan kami menantikan adanya kabar-kabar baru yang baik menyangkut persoalan ini,” imbuh Rouhani.

Presiden Iran kemudian menjelaskan bahwa Iran dan Pakistan merupakan dua negara penting dalam percaturan regional maupun global. “Karena itu,” ungkapnya, “diplomasi para petinggi kedua negara sangatlah penting bukan hanya dalam konteks perluasan hubungan bilateral, melainkan juga bagi perdamaian dan keamanan regional.”

Tanggapan PM Pakistan

Di pihak lain, dalam percakapan telefon yang sama, PM Pakistan Nawaz Sharif berusaha meyakinkan Iran bahwa pihaknya bekerja maksimal dan serius untuk mengatasi masalah sandera Iran. “Saya memastikan bahwa pemerintah Pakistan tidak akan pernah kendur dalam upayanya membebaskan para petugas penjaga perbatasan Iran,” ujar dia.

Menimpali pernyataan Presiden Rouhani, PM Nawaz Sharif menyatakan bahwa Pakistan juga sangat mementingkan hubungannya dengan Republik Islam Iran. Dia mengatakan, “Pakistan memberikan perhatian tersendiri untuk hubungan persaudaraannya dengan Republik Islam Iran berdasar banyak titik persamaan historis, religius dan kultural.

Dia juga menilai tindakan kaum radikalis sebagai aksi keji musuh bersama Iran dan Pakistan. “Pemerintah Pakistan memiliki komitmen yang serius untuk menegakkan keamanan di wilayah perbatasan kedua negara, dan kami tidak pernah membiarkan para teroris menggunakan wilayah Pakistan untuk menyerang Iran,” tandas Sharif.

“Pemerintah Pakistan,” lanjutnya, “tidak akan pernah kendur menempuh segala upaya untuk membebaskan para sandera Iran karena masalah ini sangat krusial di mata kami, dan dalam rangka ini kami siap sepenuhnya untuk meningkatkan upaya kami, kami tidak akan membiarkan musuh bersama kedua negara mengusik hubungan persaudaraan kita.”

PM Pakistan lantas menyebutkan bahwa Pakistan sendiri senantiasa berhadapan dengan ancaman para teroris, namun Pakistan akan tetap total dalam memerangi mereka. “Saya memastikan bahwa pemerintah Pakistan akan menempuh semua tindakan dan kerjasama dalam masalah ini,” pungkasnya.  (mm/irna)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account