Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Lembaga HAM: Semua Kelompok Teroris Berafiliasi Dengan Arab Saudi

Published 07/03/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Salah satu sekolah yang hancur di Yaman diserang koalisi pimpinan Arab Saudi.

Sanaa, LiputanIslam.com –  Direktur HAM untuk Yaman, Kim Sharif, dalam wawancara dengan RT yang dilansir Minggu lalu (5/2/2017) menyatakan rakyat Yaman mengecam kebungkaman khalayak dunia, terutama Dewan Keamanan PBB, terhadap kejahatan Arab Saudi dan sekutunya yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Yaman.

Seperti diketahui pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi itu melancarkan serangan ke Yaman sejak 2015 sampai sekarang dan sejak itu sebanyak lebih dari 10,000 orang terbunuh, dan berbagai lembaga peduli mengecam serangan ini karena banyak warga sipil menjadi target serangan.

Ditanya mengenai apa perbedaan Yaman dan Suriah sehingga Barat bungkam dalam masalah Yaman tapi sangat vokal dalam masalah Suriah di mana mereka menuduh Rusia menyerang dan membunuhi warga sipil, Kim Sharif memastikan adanya hipokrasi pada masyarakat internasional akibat kepentingan geopolitik in perairan Yaman, teruma di Bab al-Mandeb yang sangat penting bagi seluruh masyarakat dunia.

Dia mengingatkan bahwa menurut laporkan PBB, 60 persen korban serangan udara pasukan koalisi pimpinan Saudi adalah warga sipil.

“Mereka sengaja menarget area sipil. Contohnya, 800 kali sekolah-sekolah diserang. Mengapa seseorang harus menyerang sekolah?  Jelas ada kebutuhan untuk semata-mata membunuh orang sebanyak mungkin dan memaksa mereka menerima seorang presiden yang dipilihkan untuk mereka oleh koalisi Saudi, bersama juragan yang mendiktekan kepadanya apa yang harus  dilakukan,” terangnya.

Menurutnya, rakyat Yaman memandang al-Qaeda dan semisalnya sebagai produk dan proksi rezim AS melalui “bonekanya” di Timteng, Arab Saudi.

“Kami sekarang mengetahui bahwa al-Qaeda dan semua yang terlibat dalam terorisme 9/11 terkait dengan keluarga kerajaan Arab Saudi. Serangan harusnya dilakukan terhadap Riyadh, bukan Yaman. Drone seharusnya dikirim ke Riyadh, bukan Shabwah dan Abyan, Yaman selatan. Ketika Angkatan Laut (AL) AS mendarat di Shabwah sebulan lalu mereka menembaki segala sesuatu yang bergerak; anak kecil, para korban hanyalah perempuan dan anak kecil… Ini bencana bagi masyarakat internasional,” ungkapnya.

Kim Sharif memastikan semua organisasi teroris dengan nama masing-masing adalah milik rezim Saudi.

Dia menjelaskan, “Mereka memiliki nama-nama yang berbeda. Mereka di Afghanistan mereka disebut Taliban, di Somalia disebut al-Shabaab, di negara-negara Arab disebut al-Qaeda atau ISIS. Mereka adalah milik rezim Saudi. Rezim Saudilah yang perlu ditindak di sini, bukan (malah dilakukan) pembunuhan warga sipil tak berdosa di Yaman selatan.” (mm/rt)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account