Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Pangeran Qatar Diserang di Pakistan

Published 17/01/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Islamabad,LiputanIslam.com-Salah satu anggota kerajaan Qatar diserang sekelompok warga desa di Balucestan, Pakistan. Dia diserang saat berburu burung langka yang berimigrasi.

Senin (16/1), Muhammad Yasir, salah satu pejabat lokal Pakistan, menyatakan bahwa tiga personel keamanan terluka dalam serangan ini. Namun pangeran Qatar itu tidak mengalami cedera.

Yasir mengabarkan, sebanyak 25 orang dituntut atas tuduhan terlibat dalam serangan ini.

Sumber-sumber di Qatar juga telah mengkonfirmasi terjadinya serangan ini.

Menurut polisi Balucestan, sejumlah tersangka, termasuk beberapa personel keamanan distrik ini, telah diidentifikasi dan sedang menjalani pemeriksaan.

Bulan lalu, sekelompok pemburu burung dari Emirat yang dipimpin Pangeran Syekh Shafi bin Zayid Al Nahyan, juga diserang kelompok bersenjata di daerah Panjgur, distrik Balucestan. Namun, mereka tidak mengalami cedera dalam serangan ini.

Tiap tahun, banyak orang Arab, khususnya kalangan pangeran negara-negara Teluk, datang ke Pakistan di musim dingin. Tujuan mereka adalah berburu burung langka bernama houbara bustard (chlamydotis undulata). Kendati mendapat penentangan dari warga lokal, mereka dengan mudah memperoleh izin berburu.

Berdasarkan surat izin ini, tiap pemburu hanya diperbolehkan berburu houbara dalam jumlah terbatas. Namun, ketika para pemburu ini datang ke gurun-gurun Punjab, Balucestan, dan Khyber Pakhtunkhwa sambil membawa elang-elang pemburu, mereka membunuhi houbara sesuka hati mereka.

Di tahun 2014, seorang pangeran Saudi memburu lebih dari 2000 ekor houbara secara ilegal. Padahal, burung ini termasuk jenis satwa yang dilindungi di Pakistan.

Populasi houbara menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Lembaga internasional perlindungan satwa liar memasukkan jenis burung ini dalam daftar merah. Mereka menyatakan houbara terancam kepunahan. Sebagian laporan menyebutkan, kini hanya sekitar 50-100 ribu houbara yang tersisa di dunia.

Persoalan ini memicu protes di dunia maya dan kalangan aktivis muda Pakistan. Mereka menuntut agar para pemburu Arab ini diusir dari negara mereka.

Baru-baru ini, distrik Khyber Pakhtunkhwa yang dipimpin partai oposisi, melarang pemburu Qatar berburu houbara di kawasan ini.

Sejumlah aktivis menyebut Nawaz Sharif, perdana menteri Pakistan, bersalah dalam persoalan ini. Mereka menuduh Sharif bersekongkol dengan anggota keluarga kerajaan Arab. Sharif pernah diasingkan selama tujuh tahun di Arab Saudi. Dia memiliki hubungan dekat dengan para keluarga kerajaan negara-negara Teluk. (af/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account