Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Guru Besar al-Azhar; Tentara Arab Yang Tewas Dalam Serangan ke Yaman Bukan Mati Syahid

Published 09/09/2016 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

mobil militer saudi di jizanKairo, LiputanIslam.com –  Guru besar ilmu syariat Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir, Syeikh Ahmad Karimah mengutuk serangan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman dan menyebutnya perang yang dilakukan oleh bughat (para antagonis).

“Tak seperti apa yang dipropagandakan oleh Riyadh, Abu Dhabi dan Uni Emirat Arab, tentara yang tewas dalam perang koalisi Arab – Saudi terhadap Yaman bukanlah mati syahid,” katanya dalam wawancara dengan media online berita analisis al-Waqt, Selasa (6/9/2016) .

Dia mengatakan bahwa konferensi bertema “Siapa Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja)” yang berlangsung di Grozny, ibu kota Cechnya pada 25 – 27 Agutustus 2016 ditujukan untuk meluruskan pengertian Aswaja yang belakangan diambil alih oleh kaum Salafi/Wahabi. (Baca: Blak-Blakan Muktamar Aswaja Sedunia Soal Wahabisme)

Menurutnya, keragaman ilmu yang berkembang di al-Azhar telah membuat lembaga pendidikan ini terjauh dari praktik pengkafiran terhadap sesama ahlul kiblat.

“Kami memandang saudara-saudara kami dari kalangan Syiah Imamiyah dan Zaidiyah sebagai Muslim dan mukmin, dan kami menghormati mereka,” tuturnya.

Dia mengecam pedas para dai Salafi/Wahabi dengan mengatakan, “Tak syak lagi, ular-ular berbisa terusik karena al-Azhar tidak menyebut-nyebut nama mereka. Al-Azhar benar dalam hal ini karena mereka (kaum Salafi/Wahabi) adalah aliran yang sesat. Mereka telah keluar dari agama dan mengafirkan semua orang, termasuk Abu al-Hasan al-Asy’ari, Abu Mansur al-Maturidi, Al-Azhar, Syiah, Ibazhiyah dan Zaidiyah.”

Dia menegaskan bahwa jika khalayak dunia hendak memberantas terorisme maka Wahabisme harus dihadang karena merekalah sumber kekacauan dan ketegangan di dunia.

“Mereka jelas menyerang konferensi ini, walaupun dalam konferensi ini kita tidak mengafirkan siapapun, dan kita berharap dalam konferensi-konferensi Ahlussunnah mendatang, saudara-saudara dari kalangan Syiah dan Ibazhiyyah juga datang untuk dialog.”

Syeikh Ahmad Karimah menilai kaum Wahabi sebagai pelaku teror di Asia Tengah, merusak pikiran anak-anak muda di sana, dan menjadikan mereka sebagai bahan bakar operasi teror.

“Sebagian kalangan Salafi/Wahabi di Arab Saudi menghujat Mesir karena Mesir pernah menjadi tuan rumah Ahlul Bait. Mesir senantiasa menghormati Ahlul Bait, baik di masa hidup maupun sepeninggal Rasul saw. Karena itu kaum Wahhabi menganggap Mesir sebagai ahli bid’ah… Negara kami merasa bangga dengan nama Imam Husain ra, Sayyidah Zainab ra dan semua orang-orang salih dari kalangan Ahlul Bait. Masjid Ra’as al-Husain dan Masjid Sayyidah Zainab adalah dua bangunan relijius di Mesir. Orang-Orang Mesir berkeyakinan bahwa Sayyidah Zainab (adik Imam Husain ra) dan kepala mulia Imam Husain ra dimakamkan di Mesir,” terangnya.

Dia juga mengatakan bahwa para syeikh Salafi/Wahabi siang malam memuji Amerika dan membenci kecintaan orang-orang Mesir kepada Ahlul Bait.

Mengenai perang pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi dia mengatakan, “Tentara Saudi dan Uni Emirat Arab yang terbunuh dalam perang terhadap Yaman bukanlah syahid, sedangkan para korban serangan Saudi ke Yaman tergolong syahid. Berbeda antara agresor dan korban. Ini dapat Anda nilai sebagai fatwa bahwa tentara yang tewas dalam koalisi Arab – Saudi di Yaman bukanlah syahid.”

Dia mengingatkan bahwa Saudi telah mendirikan sekolah-sekolah di Asia Tengah yang mengajarkan faham radikal dan takfiri agar anak-anak muda mengafirkan Syiah, al-Azhar, Ibazhiyah, dan kaum sufi. Orang-orang Saudi di sana kemudian membesar dan memikat perhatian kelompok-kelompok teroris.

Sementara itu, sebagaimana dilaporkan laman Dostor yang berbasis di Mesir, menanggapi pernyataan Syeikh Karimah itu pihak al-Azhar, Rabu (7/9/2016),  merilis statemen menegaskan bahwa guru besar ilmu syariat al-Azhar itu telah menyampaikan “pendapat pribadi yang tidak merepresentasikan pandangan al-Azhar.”  (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account