Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Lima Faktor Pecahnya Kepungan Terhadap Aleppo

Published 09/08/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

perang aleppoLondon, LiputanIslam.com – Seperti pernah diberitakan, aliansi militan pemberontak dan teroris Jaish al-Fath yang terdiri atas 22 kelompok besar dan kecil dini hari Minggu (7/8/2016) berhasil memecah kepungan pasukan Suriah dari arah selatan Aleppo setelah satu minggu penuh melancarkan serangan mati-matian untuk memecah kepungan.

Mengomentari perkembangan ini, Abdel Bari Atwan, pemimpin redaktur laman berita Ray al-Youm yang berbasis di London, menyebutkan sejumlah faktor utama keberhasilan aliansi itu memecah kepungan pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya yang sudah berjalan sekian minggu terhadap Aleppo timur yang menjadi markas kubu teroris dan pemberontak. Beberapa faktor ialah sebagai berikut;

Pertama, faktor kejutan di mana semua kelompok militan menghimpun semua kekuatannya. Mereka mengerahkan pasukan sebanyak lebih dari 7000 personil dalam serangan demi serangan mereka untuk mendobrak kepungan.

Kedua, gempuran serangan bunuh diri. Kubu militan tak segan-segan mengerahkan puluhan bom mobil untuk mematahkan pertahanan pasukan Suriah dan pangkalan-pangkalannya di kawasan akademi militer.

Ketiga, membanjirnya bantuan senjata buatan Amerika Serikat dan lain-lain melalui Turki kepada kelompok-kelompok militan, terutama kelompok teroris Front al-Nusra yang belakangan berganti nama menjadi Front Fath al-Sham setelah memisahkan diri dari jaringan teroris al-Qaeda. Senjata itu antara lain misil TOW anti-tank yang juga digunakan untuk menjatuhkan helikopter militer Rusia.

Keempat, tekanan mental yang dirasakan oleh militan ketika merasa terkepung total. Mereka tak memiliki opsi apapun kecuali “menyerah atau bertempur sampai mati”.

Kelima, mobilisasi media anti pemerintah Suriah, dan dalam hal ini channel Aljazeera memainkan peranan terbesar.

Betapapun demikian, Atwan menilai pecahnya kepungan itu masih belum signifikan karena di lokasi pecahnya kepungan masih terus diwarnai kontak senjata sengit. Atwan meragukan kemampuan kubu militan untuk mempertahankan pecahnya kepungan, karena “pertempuran masih baru dimulai”. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account