Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Wacana “Perang” Mulai Mengemuka dalam Krisis Ukraina

Published 19/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

John KerryWashington, LiputanIslam.com — Krisis Ukraina kini telah memasuki perkembangan yang sangat mengkhawatirkan dengan Menlu Amerika John Kerry yang mulai menyebut istilah “perang dunia”, terkait masalah ini.

Dalam pidato di Kantor Deplu Amerika, hari Selasa (18/3), Kerry menyebut perkembangan di Ukraina saat ini mirip dengan kondisi yang mengantar terjadinya Perang Dunia II.

“Semangan nasionalisme yang menyala-nyala yang bisa menimbulkan kondisi yang sangat-sangat berbahaya. Apa yang harus kita lakukan adalah kembali mempelajari sejarah sebelum terjadinya perang dunia II,” kata Kerry.

Kerry selanjutnya menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin telah melakukan pelanggaran hukum internasional dengan menganeksasi Krimea, menyebut langkah tersebut sebagai “menimbulkan biaya”.

Sebagaimana diketahui, Selasa kemarin (18/3), atau 2 hari setelah referendum yang diadakan di Krimea yang dimenangkan oleh suara yang menginginkan penggabungan dengan Rusia, Presiden Putin mengeluarkan dekrit yang mengakui penggabungan Krimea ke dalam Rusia.

Hari Selasa kemarin, Wapres Amerika Joe Biden juga mengeluarkan kecaman atas penggabungan tersebut, menyebutnya sebagai “perebutan wilayah oleh Rusia” dan “pelanggaran nyata hukum internasional oleh Rusia”.

Di sisi lain, pernyataan tidak kalah keras dikemukakan oleh perdana menteri Ukraina dukungan barat, Arseniy Yatsenjuk, dalam rapat kabinet yang dilakukan di Kiev, hari Selasa (18/3). Ia menyebut perkembangan krisis Ukraina-Krimea telah memasuki “aksi militer”.

“Konflik telah berpindah dari aksi politik menjadi aksi militer,” kata Yatsenjuk.

Pernyataan tersebut diberikan terkait dengan insiden tewasnya seorang prajurit Ukraina di Krimea pada hari yang sama. Media-media Rusia menyebut insiden tersebut terjadi setelah 2 orang penembak jitu melakukan penembakan terhadap 2 orang, seorang prajurit Ukraina yang berbasis di Krimea, dan seorang anggota milisi Krimea. Kedua-duanya meninggal dunia. Seorang penembak jitu berhasil ditangkap, namun seorang masih dalam pengejaran apatar keamanan Krimea.

Perjanjian Pengabungan Krimea-Rusia Ditandatangani
Sementara itu pada hari Selasa kemarin juga menjadi hari bersejarah bagi Krimea, kota Sevastopol, dan Rusia. Hari itu perjanjian penggabungan Krimea, Sevastopol dengan Rusia diratifikasi oleh Parlemen Rusia.

“Karena adopsi Republik Federasi Rusia atas Krimea sebagai bagian dari Federasi Rusia, 2 entitas baru (Republik Krimea dan Kota Sevastopol) telah terbentuk,” demikian bunyi teks perjanjian tersebut.

Penandatangan perjanjian tersebut adalah Perdana Menteri Sergey Aksenov, Walikota Sevastopol Aleksey Chaly, dan Vladimir Putin.(ca/press tv/russia today)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account