Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Serangan Pasukan Koalisi AS di Suriah Tewaskan Puluhan Rakyat Sipil

Published 19/02/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Serangan di Idlib
serangan di Idlib

Hasakah, LiputanIslam.com — Serangan yang dilakukan oleh koalisi militer pimpinan Amerika Serikat (AS) di Suriah menewaskan puluhan warga sipil. Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di London mengklaim setidaknya 38 orang tewas di Hasakah sejak serangan yang dilakukan sejak hari Selasa minggu ini.

Letnan Jenderal Chares Brown, Kepala Komando Pusat Angkatan Udara AS menyatakan bahwa pihaknya menyadari ada korban yang jatuh dari rakyat sipil, karena itu ia akan memulai penyelidikan untuk mengevaluasi kredibilitas pasukannya.

Seperti yang dilansir Presstv, (19/2/2016) korban sipil jatuh ketika serangan terjadi sebuah rumah sakit yang dikelola oleh Doctor Without Border di Idlib, yang menewaskan sedikitnya 25 orang. Pemerintah Suriah menyebut bahwa dari informasi intelejen, pesawat tempur AS yang melakukan serangan itu, namun Washington membantah.

Apa yang sebenarnya dilakukan AS di Suriah?

AS dan koalisinya melakukan serangan udara di Suriah tanpa adanya mandat dari PBB ataupun koordinasi dengan pemerintah Suriah sejak tahun 2014. Klaimnya, serangan itu dilakukan untuk menargetkan kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Oktober 2015 lalu, pemerintah AS mengaku akan meniadakan membangun kekuatan milisi di Suriah untuk memerangi ISIS, dan mengakui kegagalannya walaupun telah menghabiskan 500 juta dolar untuk melatih ribuan milisi.

Dalam sebuah wawancara pada Oktober 2015, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov meragukan serangan udara pimpinan AS di Suriah, mengatakan bahwa hasil dari pasukan koalisi AS tidak jelas.

“Washington harus memutuskan apakah tujuan dari serangan adalah untuk membasmi teroris atau menggunakan kekuatan ekstremis demi mengejar agenda politiknya sendiri. Apakah mereka sepenuhnya tulus?

Lavrov juga menuduh bahwa semua senjata dan amunisi yang disediakan oleh AS untuk ‘pemberontak moderat Suriah’ pada akhirnya akan berakhir di tangan kelompok yang disebut teroris. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account