Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Austria Ambil Langkah Tegas Usir Pengungsi

Published 13/01/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

pengungsi eropaWina, LiputanIslam.com — Austria akan mengambil langkah lebih tegas untuk mengusir pengungsi bermotif ekonomi, guna menurunkan angka perpindahan karena tidak melihat sedikit pun bantuan dari negara lain Eropa untuk mencegah arus pendatang menuju perbatasannya. Demikian kata pejabat pemerintah, Selasa (12/1).

Ratusan ribu orang, yang lari dari perang dan kemiskinan di Timur Tengah, Afghanistan dan tempat lain, memasuki Austria sepanjang tahun lalu, banyak di antaranya bertujuan ke Jerman, negara tetangga Austria  yang dianggap lebih terbuka terhadap pengungsi.

Menurut angka Kementerian Dalam Negeri Austria, sekitar 90 ribu pendatang mencari suaka di Austria, negara berpenduduk 8,5 juta jiwa,  pada 2015, sekitar tiga kali lipat daripada angka pada tahun sebelumnya.

Wakil Kanselir Reinhold Mitterlehner, dari partai konservatif koalisi, mengatakan Austria berada di posisi tertekan untuk bertindak di tingkat nasional, di tengah ketiadaan bantuan dari negara tetangganya di Uni Eropa.

“Saya tidak melihat apapun di tingkat Eropa menuju ke arah pengambilan tindakan,” kata Mitterlehner kepada wartawan, menunjuk pada lambannya perkembangan untuk menetapkan titik panas di perbatasan terluar Eropa untuk mempercepat proses suaka.

Mendagri Johanna Mikl-Leitner mengatakan aturan Dublin harus diberlakukan dengan lebih ketat, yang akan memungkinkan pengiriman balik migran ke negara Uni Eropa tempat mereka pertama kali tiba.

Ia juga menyebut pengungsi yang lari dari perang sebagai migran ekonomi, namun melintasi beberapa negara UE untuk menetap di satu negara yang mereka anggap makmur, seperti Swedia dan jerman, yang saat ini mengirim balik ratusan migran ke Austria.

Kanselir Werner Faymann menyuarakan pendapatnya mengenai perlunya menurunkan angka pengungsim dan menyerukan adanya Rencana B.

“Itu berarti mengintensifkan kebijakan bersama dengan Jerman untuk mengirim balik migran ekonomi dan menurunkan jumlah keseluruhan,” kata Faymann yang berasal dari partai Sosial Demokrat dalam wawancara dengan harian Austria Krone yang dipublikasikan Selasa, seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan Austria perlu menggali lagi pembedaan antara mereka yang mengungsi karena perang dan mereka yang bermigrasi karena alasan ekonomi.

“Sekarang kami akan lebih aktif di perbatasan kami. Jerman juga akan melakukan hal sama,” kata Faymann, namun menolak menyebutkan langkah khasnya.

Faymann yang sebelumnya lebih lunak soal penerimaan migran, mendapat tekanan dari rekan koalisi konservatif dan Partai Kemerdekaan kanan-jauh, yang didukung sekitar sepertiga masyarakat dalam jajak pendapat.

Pada Desember, ia mengatakan Austria harus meningkatkan deportasi pendatang yang tidak memenuhi syarat untuk menerima suaka.

Polisi Austria mengatakan Senin, Jerman semakin banyak menolak migran yang masuk di perbatasan selatan negara itu, mengirimkan balik beberapa ratus orang ke Austria setiap hari sejak awal Januari.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account