Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Polisi Thailand Panggil 11 Aktivis karena Protes Korupsi

Published 22/12/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

taman RajabhaktiBangkok, LiputanIslam.com — Polisi Thailand, hari Senin (21/12),  mengatakan akan mengajukan tuntutan terhadap 11 aktivis yang mencoba menggelar aksi protes tanpa izin terkait dugaan korupsi dalam pembangunan taman oleh militer.

Dugaan penyelewengan dana dalam pembangunan taman tersebut masih terus bergulir. Belasan pelajar aktivis ditangkap pada tanggal 7 Desember lalu saat mencoba memprotes dugaan korupsi oleh militer, setelah kereta yang mereka tumpangi dihentikan. Demikian seperti dilansir Antara, Selasa (22/12).

Polisi dan tentara menahan para pelajar itu sebelum mereka sempat menggelar aksi di luar Taman Rajabhakti yang bernilai miliaran dolar AS. Taman itu dibangun di kota wisata tepi pantai Hua Hin di selatan Bangkok dan didedikasikan untuk kerajaan. Namun, para pelajar itu kemudian dilepaskan.

Taman tersebut menjadi pusat dugaan korupsi dan penyalahgunaan dana yang mengancam melibatkan junta yang berkuasa.

Hasil pengusutan oleh pihak militer tidak menemukan adanya korupsi, namun tuduhan penyelewengan tersebut masih tetap bergulir di kalangan kelompok oposisi dan media. Skandal tersebut menjadi duri dalam pemerintahan junta selama berminggu-minggu dan mengancam stabilitas di negara tersebut.

Juru bicara kepolisian Mayjen Piyaphand Pingmuang mengatakan polisi memanggil kelompok itu setelah junta, atau Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban, mengajukan tuntutan.

“Mereka akan didakwa dan kami akan mengusutnya. Mereka bisa meminta jaminan namun jika permohonan itu tidak dikabulkan, mereka akan ditahan,” kata Piyaphand kepada wartawan.

Sejak mengambil alih kekuasaan tahun lalu, junta membatasi kebebasan berbicara serta berkumpul, dan semakin mempersulit setelah mendapat kritikan.

Isu mengenai taman itu serta pengusutan atas sekelompok orang yang diduga menghina kerajaan muncul ketika junta tengah mengatasi kasus-kasus penghinaan keluarga kerajaan, dan mencatat lonjakan jumlah penuntutan terkait kasus ini sejak kudeta 2014.

Di saat bersamaan, pihak militer juga tengah berjuang untuk memulihkan perekonomian terbesar kedua di Asia Tenggara itu.

“Junta menggunakan hukum sebagai alat untuk tujuan politik,” kata Anon Nampha, pengacara hak asasi manusia yang merupakan satu dari 11 orang yang dipanggil.

“Apa yang kami lakukan adalah untuk menyoroti kasus korupsi dan kami akan terus melakukannya karena ini hak kami, tujuan kami bukan politik,” katanya, seperti dilaporkan Reuters.

Polisi mengatakan para pegiat itu berhak mengabaikan panggilan itu dua kali, dan surat perintah penangkapan akan dikeluarkan jika mereka tidak muncul setelah panggilan ketiga.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account