Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

‘KPK’ Malaysia Periksa dan Temui Pendonor Kakap PM Najib

Published 08/12/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

najib razakKualalumpur, LiputanIslam.com — Lembaga pemberantasan korupsi Malaysia MACC telah menemui pendonor kakap yang telah menyetorkan dana hingga 2,6 miliar ringgit (setara sekitar Rp 6 triliun) ke rerekening pribadi Perdana Menteri Najib Razak, demikian laporan New Straits Times, hari Senin (7/12) seperti dilansir Antara.

Laporan tersebut muncul sesudah Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) menanyai Najib dua setengah jam pada hari Sabtu dalam perkara yang memicu seruan pengunduran diri perdana menteri tersebut.

Skandal korupsi menerpa Najib pada Juli lalu ketika Wall Street Journal  melaporkan bahwa BUMN Malaysia, 1Malaysia Pengembangan Berhad (1MDB) telah menyetorkan sejumlah besar dana ke rekening pribadi Najib.

Najib yang memimpin dewan penasehat 1MDB membantah melakukan kesalahan atau mengambil uang untuk kepentingan pribadi. MACC sebelumnya menyatakan uang itu adalah sumbangan politik dari dermawan tidak dikenal asal Timur Tengah.

Direktur penyelidikan MACC Azam Baki dikutip New Straits Times mengatakan bahwa penyidik baru-baru ini bertemu dengan donor itu di Timur Tengah. Namun ia menolak untuk memberikan keterangan lebih rinci tentang jatidiri pendonor misterius tersebut.

“Setelah menyelesaikan penyelidikan, kami akan menyerahkan temuan itu kepada Wakil Penuntut Umum, yang akan memutuskan tindakan berikutnya,” kata Azam.

MACC sendiri belum menanggapi laporan tersebut.

Najib memberikan pernyataan kepada MACC pada pekan lalu, kata sumber, yang mengetahui pertemuan tersebut. Sumber tersebut mengatakan MACC akan merekam pernyataan terkait penyelidikan dugaan korupsi di 1MDB itu serta lembaga pembantunya, SRC Internasional.

Najib pada awalnya bertekad memberikan pernyataan kepada badan itu dan kantornya juga diperkirakan menerima pertanyaan terkait permasalahan tersebut di parlemen. Ia mengeluh bahwa penyelidikan tersebut menyebabkan munculnya tuduhan dan fitnah pada dirinya.

Juru bicara kantor Perdana Menteri tidak memastikan Najib diperiksa MACC pada hari Kamis, namun mengatakan bahwa ia bertekad memberikan pernyataan.

Najib adalah Kepala Dewan Penasihat 1MDB. Dana itu juga akan diselidiki dewan penegak hukum di Swiss, Hongkong, dan Amerika Serikat, kata media dan sumber tersebut.

Pemimpin dari kalangan oposisi dan beberapa tokoh nasional, termasuk mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, meminta Najib mundur atas dugaan terlibat dalam korupsi tersebut. Penentang juga menuduh pemerintah bermalas-malasan dalam penyelidikan tersebut dan bahkan penguasa dari Kerajaan Malaysia meminta penyelidikan cepat dan terbuka.

Pada akhir Agustus, puluhan ribu warga Malaysia berunjuk rasa menuntut Najib mundur dari jabatannya. Masalah tersebut memukul pasar Malaysia dengan Riggit kehilangan seperempat nilainya yang menjadikannya sebagai kurs berjalan paling buruk di Asia. Demikian laporan Reuters.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account