Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

90 Orang Tewas Setiap Hari Karena Tembakan di AS

Published 07/12/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

senjata asWashington DC, LiputanIslam.com — Sekelompok dokter AS mendesak Congress (lembaga Legislatif AS) untuk mencabut larangan penggunaan dana federal bagi penyelidikan medis tentang pelanggaran senjata. Langkah ini terkait dengan seringnya terjadi aksi-aksi kekerasan dengan senjata yang menelan korban hingga 90 orang per-hari. Demikian Russia Today melaporkan, Ahad (6/12).

Kelompok yang menamakan diri Doctors for America itu menyerahkan petisi yang ditandatangani lebih dari 2.000 dokter di seluruh AS, ke Capitol Hill dalam upaya mengakhiri apa yang disebut ‘Dickey Amendment’, yang melarang Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan National Institutes of Health (NIH) untuk melakukan penyelidikan tentang pelanggaran senjata selama dua dekade terakhir.

Dalam jumpa pers yang digelar minggu lalu terkait dengan petisi tersebut, para dokter itu ditemani beberapa politisi Partai Demokrat. Sejumlah pidato mendesak dilakukannya tindakan mendesak untuk mengakhiri pelanggaran senjata di AS.

“Pelanggaran senjata adalah masalah kesehatan publik yang telah menewaskan 90 orang per-hari,” kata Dr Alice Chen, Direktur Eksekutif Doctors for America.

“Para dokter percaya bahwa kinilah saatnya untuk mengakhiri larangan terhadap pendanaan penyelidikan untuk menyelamatkan nyawa manusia. Kami mendesak Congress untuk menempatkan para pasien di atas politik untuk membantu mengatasi masalah nasional ini,” tambahnya.

Seruan ini menyusul terjadinya 2 aksi penembakan massal dalam seminggu. Pada tanggal 27 November seseorang yang bersenjata menembaki orang-orang di fasilitas program Keluarga Berencana di Colorado Springs, menewaskan 3 orang. Disusul kemudian pada tanggal 2 Desember terjadi penembakan massal yang menewaskan 14 orang di San Bernadino, California.

Aksi penembakan di California ini diklaim oleh kelompok ISIS sebagai aksi mereka.

AS memegang rekor kejahatan dengan senjata di dunia. Selama 2015 ini telah terjadi 353 penembakan massal dan 33.000 orang tewas karena senjata api setiap tahunnya.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account