Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pengadilan Rusia Perintahkan Penangkapan Pemimpin Neo-Nazi Ukraina

Published 12/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

yarosh2Moscow, LiputanIslam.com — Pengadilan Basmanny, Moskow, hari Rabu (12/3) mengeluarkan surat perintah penahanan secara in-absentia terhadap pemimpin Neo-Nazi Ukraina yang berperan besar dalam penggulingan Presiden Yanukovych, Dmytro Yarosh.

Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa Yarosh telah dituduh “menyerukan terorisme dan aksi-aksi kekerasan dengan menggunakan media massa.” Yarosh diketahui menggunakan media sosial Rusia, “VK.com” untuk mengajak “Osama bin Laden Rusia” dan pemimpin pemberontak Chechnya Doku Umarov untuk bergabung dengan Ukraina menyerang Rusia.

Yarosh secara terbuka mengaku telah bergabung dengan gerakan separatis Chechnya dalam Perang Chechnya I tahun 1994 yang berhasil mengusir Rusia dari Chechnya. Kala itu Rusia masih dipimpin oleh Boris Yeltsin, pemimpin yang dianggap lemah. Namun dengan kepemimpinan Vladimir Putin, Rusia berhasil merebut kembali Chechnya dalam Perang Chenchnya II tahun 1999.

Tekan Rezim Ukraina Persenjatai Neo-Nazi

Sementara itu dikabarkan Yarosh telah menekan rezim baru Ukraina untuk mempersenjatai kelompok Neo Nazi Right. Demikian laporan media Rusia ITAR-TASS mengutip sumber-sumber di kementrian pertahanan Ukraina.

“Tuntutan tersebut telah disampaikan langsung oleh pemimpin Right Sector Dmitry Yarosh kepada pemerintah Ukraina dan menteri pertahanan,” kata sumber tersebut.

Yarosh dalam tuntutannya juga menuduh “pendekatan-pendekatan konservatif” pada beberapa orang menteri telah menghambat pemulihan keamanan di Ukraina dan menghentikan demonstrasi-demonstrasi anti-Ukraina di timur dan selatan Ukraina.

Yarosh menuntut kepada pemerintah untuk menyerahkan sebagian senjata dan perlengkapan militer serta beberapa pusat pendidikan militer kepada dirinya. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk menyediakan “meningkatkan kualitas bagi para pejuang Right Sector” demi menjaga integritas wilayah Ukraina.

Pada tanggal 5 Maret lalu media-media Ukraina melaporkan adanya tuntutan kelompok Right Sector kepada pemerintah untuk menetapkan kelompok Neo Nazi tersebut sebagai milisi bersenjata. Perdana menteri rezim baru, Arseniy Yatsenyuk, telah memecat 3 wakil menteri pertahanan yang menolak tuntutan Yarosh.

Paska penggulingan Yanukovych, Yarosh akan terus diingat oleh warga Ukraina dengan aksi-aksi brutalnya. Salah satunya adalah aksi penyerangan terhadap seorang jaksa yang dituduh telah menghambat aksi-aksi kelompoknya. Sementara seorang deputinya dikenang publik dengan aksinya mengancam dewan kota sebuah distrik di Kiev yang tengah bersidang dengan senjata otomatis dan menuntut agar anggota-anggota kelompoknya mendapatkan apartemen gratis.(ca/voice of russia/russia today)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account