Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Donald Trump Tuduh Obama ‘Merengek’ pada Iran

Published 29/06/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

donald trumpWashington DC, LiputanIslam.com — Salah seorang kandidat presiden AS dari Partai Republik sekaligus pengusaha properti terkenal Donald Trump menuduh Presiden Barack Obama telah ‘merengek’ kepada Iran atas kesepakatan akhir perjanjian program nuklir Iran.

“Kita tampak seperti para peminta-minta. Kita tampak seperti duduk di sana (meja perundingan) dengan meminta-minta,” kata Trump sembari menyebut tim negosiator Iran sebagai ‘negosiator handal’.

“Orang-orang Iran itu adalah para negosiator yang ahli. Orang-orang yang mewakili rakyat Iran itu adalah master negosiator. Sementara mereka berunding dengan orang-orang bodoh (delegasi AS). Mereka berunding dengan orang-orang bodoh,” tambahnya seperti dilansir Press TV, Minggu (28/6).

Lebih lanjut ia menyebut Presiden Obama sebagai ‘bukan negosiator yang baik’.

Pernyataan itu dikeluarkan pada saat Menlu AS John Kerry berada di ibukota Austrian Wina dalam perundingan akhir dengan Iran.

Kerry mengatakan, hari Sabtu (27/6), bahwa semua pihak berharap berhasilnya dicapai kesepakatana akhir, meski terdapat sejumlah ‘isu-isu sulit’.

“Kita harus bekerja keras. Kita memiliki sejumlah isyu sulit, dan saya rasa kita semua berusaha untuk memastikan apakah sebuah kesepakatan akhir akan dicapai,” kata Kerry.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini juga hadir dalam perundingan hari Minggu di Wina. Kepada wartawan ia mengatakan bahwa tercapainya kesepakatan akhir adalah sesuatu yang tidak mustahil.

“Ini adalah masalah keinginan politik. Alasan-alasan bagi tercapainya kesepakatan akhir masih ada di sana, mungkin sekarang bahkan lebih banyak lagi,” katanya.

Di sisi lain Presiden Obama menandatangani undang-undang yang memungkinkan Congress untuk mengkaji kembali perundingan nuklir Iran, bila kesepakatan akhir tersebut telah tercapai. Dengan undang-undang baru itu Congress dimungkinkan untuk membatalkan keputusan-keputusan pemerintah terkait perjanjian tersebut.

UU ‘The Iran Nuclear Review Act of 2015’ ditandatangani pada hari Jumat. RUU undang-undang tersebut sebelumnya telah disetujui oleh Congress beberapa waktu lalu.

Dengan undang-undang baru itu, Congress memiliki waktu 30 hari untuk mengkaji setiap kesepakatan dengan Iran. Selama masa itu Presiden berhak untuk mencabut semua sanksi ekonomi yang diputuskan pemerintah, namun tidak boleh mencabut sanksi yang ditetapkan oleh Congress.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account