Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Yanukovych Mengklaim Berada di Krimea Setelah Tersingkir

Published 27/06/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

yanukovych2Moskow, LiputanIslam.com — Mantan presiden terpilih Ukraina yang terguling tahun lalu, Victor Yanukovych, mengaku berada di Krimea setelah tersingkir dari kekuasaannya melalui aksi-aksi demonstrasi anarkis.

Pada saat itu, ia menghadapi 2 pilihan, yaitu mengobarkan perang saudara untuk mempertahankan kekuasaannya atau pergi untuk menghindari pertumpahan darah. Dan ia memilih yang terakhir. Hal itu disampaikan Yanukovycy dalam wawancara dengan BBC, yang dilansir oleh Sputnik News, 23 Juni.

Ini adalah wawancara pertama Yanukovych dengan media barat setelah penggulingannya pada bulan Februari 2014.

“Jika saya tidak melakukannya (meninggalkan Krimea), sangat mungkin kondisi di Krimea akan seperti yang kini terjadi di Donbass (Ukraina timur). Mungkin bahkan hal yang sama terjadi di wilayah-wilayah lain di Ukraina. Akan terjadi perang saudara besar-besaran,” kata Yanukovich.

“Apa yang lebih baik bagi rakyat Krimea, perang atau damai?” Katanya lagi sembari menambahkan bahwa keputusan meninggalkan Ukraina adalah sesuatu yang sangat berat baginya.

Pernyataan ini mengkonfirmasi pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu yang lalu bahwa ia telah memerintahkan pasukan khusus Rusia untuk menyelamatkan Yanukovych setelah tersingkir.

Ia menyebut apa yang terjadi di Krimea yang memisahkan diri dari Ukraina, dan diikuti oleh gerakan separatisme di Ukraina timur adalah disebabkan rakyat di wilayah-wilayah tersebut takut dengan aksi-aksi biadab para pelaku penggulingan terhadap dirinya.

“Di setiap negara dan di setiap bagian dunia, rakyat akan memilih damai. Itu yang terjadi ketika rakyat Krimea menggelar referendum (pemisahan), rakyat takut dengan masa depan mereka dan anak-anak mereka. Rakyat Krimea tidak ingin kelompok radikal Maidan memerintah mereka,” kata Yanukovych.

Hal yang sama terjadi di Ukraina timur, ketika rakyat kedua provinsi, Donetsk dan Luhansk, melepaskan diri dari Ukraina.

Tentang apa yang terjadi di kedua wilayah ini, Yanukovych menyebutnya sebagai pembantaian massal (genosida) oleh penguasa di Kiev.

“Apa yang terjadi di Donbass (Donetsk dan Luhansk) adalah genosida terhadap rakyat Donbass. Dan itu dilakukan oleh mereka yang mengerahkan tank-tank dan meriam untuk menembaki warga sipil,” katanya.

Yanukovych yang juga berasal dari Donbass, mengakui ingin kembali ke tempat kelahirannya sebagaimana manusia lainnya.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account