Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Geser Jepang, Jerman Menjadi Negara dengan Tingkat Kelahiran Terendah di Dunia

Published 30/05/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

ibu rumah tangga jermanBerlin, LiputanIslam.com — Jerman berhasil menggeser Jepang sebagai negara dengan tingkat kelahiran terkecil di dunia dengan 8,2 kelahiran per-1.000 penduduk, sementara Jepang dengan 8,4 kelahiran per-1.000 penduduk.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Sabtu (30/5), dalam studi yang dilakukan oleh perusahaan auditor Jerman BDO dengan Hamburg Institute of International Economics (HWWI) itu Jerman tidak saja menjadi negara dengan tingkat kelahiran terendah di Eropa, namun juga dunia.

Angka tersebut didapatkan melalui studi terhadap data-data lima tahun terakhir.

Di Eropa sendiri, peringkat kedua negara dengan angka kelahiran terendah ditempati oleh Portugal dan Italia, masing-masing dengan 9,0 dan 9,3 kelahiran per-1.000 penduduk. Sedangkan Peracis dan Inggris masing-masing dengan 12,7 kelahiran per-1.000 penduduk.

Sementara itu tingkat kelahiran tertinggi ditempati oleh negara-negara Afrika dengan Nigeria sebagai pemuncaknya dengan 50 kelahiran per-1.000 penduduk.

Dengan penurunan tingkat kelahiran itu diperkirakan prosentasi warga usia produktif di Jerman mengalami penurunan dari 61% menjadi 54% pada tahun 2030, demikian kata Henning Voepel, Direktur HWWI, dalam pernyataannya terkait dengan hasil studi tersebut.

Sementara Arno Probst, anggota dewan eksekutif BDO mengatakan bahwa para pengusaha Jerman harus menghadapi tingkat upaya yang lebih tinggi.

“Tanpa pasar tenaga kerja yang kuat, ekonomi Jerman akan terancam dalama jangka panjang,” kata Probst.

Probst menyebut Jerman membutuhkan pekerja imigran muda untuk menutupi kekuarangan tenaga kerja produktif, dan diharapkan pekerja wanita akan bertambah untuk mengatasi masalah itu.

Jerman adalah salah satu negara dengan tingkat imigrasi yang tertinggi di dunia, namun di Jerman pula muncul kelompok-kelompok anti-imigran seperti partai Alternative fur Deutschland (AfD).

Untuk mengatasi masalah kecilnya angka kelahiran itu pemerintahan Angela Merkel telah mengeluarkan sejumlah program, meski sejauh ini hasilnya tidak signifikan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account