Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Negara-Negara ASEAN Sepakat Tingkatkan Operasi Pertolongan Pengungsi

Published 30/05/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

pengungsi rohingya2Bangkok, LiputanIslam.com — Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) sepakat untuk meningkatkan operasi penyelamatan pengungsi Rohingya dan Bangladesh dan menangkal penyebab timbulnya pengungsian tersebut. Demikian kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan yang digelar di Bangkok, Jumat (29/5).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri delegasi AS, PBB dan International Organization for Migration (IOM) itu Menlu Thailand Thanasak Patimaprakorn mengatakan bahwa situasi yang terjadi telah mencapai ‘tahap yang mengkhawatirkan’. Sementara Myanmar kembali menolak tuduhan sebagai penyebab terjadinya krisis pengungsi.

Pertemuan itu dihadiri oleh 17 negara yang terkena dampak pengungsi Rohingya dan Bangladesh. Jepang dan Swiss termasuk negara yang menjadi peninjau pertemuan selain AS.

“Semua orang tahu perlakuan kejam terhadap warga Muslim Rohingya telah mengakibatkan mereka melarikan diri, namun Myanmar berkeras bahwa mereka adalah pendatang ilegal dari Bangladesh. Sejuta orang tetap tidak memiliki kewarganegaraan dan Myanmar tidak pernah membuat permintaan ma’af karena telah memisahkan dan membatasi mereka, semacam politik apartheid di Asia,” tulis BBC dalam laporannya.

Delegasi Myanmar menyebut penyebab masalah tersebut adalah kelompok-kelompok kriminal perdagangan manusia dan bukan pemerintah Myanmar. Mereka juga berdalih bahwa mengubah kebiasaan warga Myanmar akan memakan waktu yang lama dan sulit.

Pejabat senior PBB Volker Turk dalam pertemuan itu mengecam perlakukan pemerintah Myanmar terhadap warga Rohingya yang dianggapnya sebagai pendatang ilegal dan bukan warganegara.

“Menangani penyebab masalahnya membutuhkan asumsi tanggungjawab penuh oleh pemerintah Myanmar terhadap semua warga yang ada di wilayahnya. Sementara itu, sebuah status hukum atas semua warga negara Myanmar adalah sangat diperlukan,” katanya.

Sementara itu pada hari yang sama, Jumat (29/5), pemerintah Myanmar mengumumkan telah berhasil menyelamatkan 727 pengungsi yang terkatung-katung di atas perahu. Ini adalah operasi penyelamatan kedua yang dilakukan negara itu setelah seminggu sebelumnya menyelamatkan 200 pengungsi.

AS telah menjanjikan bantuan senilai $3 juta sementara Australia berjanji memberikan bantuan senilai $3,8 juta untuk menangani masalah pengungsi ini. Sementara itu Indonesia dan Malaysia telah berjanji untuk menampung para pengungsi itu selama setidaknya setahun, sebelum masyarakat internasional merepatriasi mereka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account