Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Tidak akan Meminta Kapal Perangnya yang Ditahan Perancis

Published 27/05/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

kapal mistralMoskow, LiputanIslam.com — Rusia tidak akan meminta kapal perang pesanannya yang ditahan Perancis selain ganti rugi. Demikian kantor berita Russia Today melaporkan, Rabu (27/5).

“Rusia tidak akan mengambilnya (kapal perang). Itu adalah faktanya. Hanya ada satu diskusi yang tengah berlangsung saat ini, mengenai jumlah uang yang harus diberikan kepada Rusia,” kata Oleg Bochkarev, Deputi Ketua Komisi Industri Militer Rusia kepada RBC, seperti dilansir Russia Today.

Menurutnya perundingan yang tengah berlangsung sepenuhnya mengenai masalah bisnis dan ‘upaya-upaya serius telah dilakukan saat ini’ untuk memberikan ganti rugi kepada Rusia, katanya.

Perancis dikabarkan telah menawarkan €748 juta sebagai kompensasi, namun Rusia menganggap hal itu terlalu kecil. Rusia juga telah menyatakan akan membangun sendiri kapal sejenis.

“Kami yang mempunyai rencana (pembuatan kapal tersebut), dan merekalah (Perancis) yang menggambarnya,” kata Bochkarev.

Pada tahun 2011 Rusia dan Perancis menandatangani kontrak pembuatan 2 kapal pengangkut helikopter kelas ‘Mistral’ dengan nilai €1,12 miliar. Menurut rencana kapal pertama, Vladivostok akan dikirim ke Rusia pada bulan Oktober 2014 lalu. Sedangkan kapal kedua, Sevastopol akan dikirim tahun ini. Namun karena adanya konflik Ukriana dimana Perancis dan negara-negara NATO menuduh Rusia terlibat di dalamnya, pengiriman itu ditunda sampai waktu yang tidak diketahui.

Akhir bulan lalu Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan bahwa Perancis akan memberikan ganti rugi jika Rusia benar-benar tidak mendapatkan kedua kapal tersebut. Media Perancis Le Point bulan ini melaporkan bahwa ganti rugi yang harus dibayarkan Perancis adalah antara €2 miliar hingga €5 miliar.

AL Perancis sendiri mengakui tidak membutuhkan kapal tersebut seandainya benar-benar tidak jadi dikirimkan ke Rusia, karena kapal tersebut hanya sesuai untuk kebutuhan Rusia.

Media-media Perancis berspekulasi bahwa pada akhirnya Perancis akan membesi tuakan kapal tersebut mengingat besarnya biaya pemeliharannya yang mencapai €2 juta hingga €5 juta per-bulan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account