Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Daily Telegraph: Tanpa Bantuan Iran, Ramadi Tidak Dapat Dibebaskan

Published 20/05/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

operasi irak di al-karmahLondon, LiputanIslam.com – Koran Inggris Daily Telegraph menilai Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, Irak, tidak akan bisa dibebaskan oleh pasukan Irak dari cengkraman kelompok teroris takfiri negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tanpa bantuan Iran.

Sebagaimana dikutip Fars News Selasa (19/5), laporan yang ditulis oleh Richard Spencer itu juga menyebutkan bahwa sebagian besar pasukan yang dikerahkan untuk menjaga keamanan Ramadi adalah pasukan Irak yang dilatih oleh Amerika Serikat (AS), tetapi sekarang pemerintah Irak lebih mengandalkan pasukan relawan al-Hasyd al-Sakbi yang dilatih Iran.

“Ketidak hadiran al-Hasyd al-Sakbi selama ini di Ramadi adalah sesuatu yang sudah diperhitungkan dan terjadi akibat tekanan AS,” tulis Spencer.

Menurutnya, AS sekarang harus membenahi skala prioritasnya, seiring dengan program pemerintah Irak dan relawan untuk memulai operasi pembebasan Ramadi.

“Tak syak lagi bahwa sekarang jet-jet AS telah berubah menjadi pasukan udara Iran,” klaim Spencer.

Di bagian akhir tulisannya dia menyebutkan bahwa sekarang “Pemerintah Irak maupun AS sama-sama memerlukan mereka (Iran).”
Sementara itu, pakar keamanan dan strategi regional Timur Tengah Mohammad Mohyi menuding AS justru bersekongkol supaya Ramadi jatuh ke tangan ISIS.

“Pasukan koalisi pimpinan AS sebenarnya bisa mencegah jatuhnya Ramadi ke tangan ISIS. Namun mereka sengaja tidak melakukan tindakan yang semestinya untuk itu,” katanya dalam wawancara dengan Baghdad Times, Selasa (19/5).

Dia menilai pasukan koalisi tidak serius memerangi ISIS, karena seandainya serius mereka pasti dapat melakukan pengendalian ketat melalui zona udara Irak dan berperan besar dalam penumpasan ISIS.

“Lebih dari 2000 petempur masuk ke Irak dari wilayah Suriah tanpa ada tindakan apapun dari pasukan udara koalisi untuk mencegah kedatangan mereka,” keluhnya.

Dia menambahkan bahwa jatuhnya Ramadi ke tangan ISIS telah membuat AS dan beberapa faksi politik Irak menjadi sasaran tuduhan bermain mata untuk menjatuhkan Ramadi ke tangan ISIS.

“Dengan jatuhnya Ramadi, AS bermaksud menekan pemerintah Irak supaya menjalankan agenda-agenda disintegrasi Irak yang kemungkinan obyek pertamanya adalah wilayah-wilayah yang berpenduduk Sunni,” paparnya.

Seperti diketahui, Ramadi jatuh ke tangan ISIS sejak beberapa hari lalu. Hal ini mendorong Perdana Menteri Irak Haider Abadi untuk meloloskan desakan banyak pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Anbar, supaya relawan al-Hasyd al-Sakbi yang selama ini sukses membebaskan berbagai kawasan Irak dari tangan ISIS dibiarkan masuk ke Anbar. Sekitar 3000 relawan itu belum lama ini dikabarkan sudah masuk ke wilayah Anbar untuk membantu tentara Irak dan pasukan adat Sunni Anbar menumpas ISIS. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account