Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Kecam Pengiriman Instruktur Militer AS ke Ukraina

Published 18/04/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

instruktur as di ukrainaMoskow, LiputanIslam.com — Rusia mengecam pengiriman instruktur militer AS, Inggris dan Kanada ke Ukraina dan menyebutkan sebagai upaya sengaja untuk menggagalkan Perjanjian Perdamaian Misk.

“Ini menimbulkan pertanyaan, apakah mereka (AS, Inggris Kanada) mengetahui apa yang kita bicarakan? Merekalah kelompok-kelompok milisi ultra-nasionalis Ukraina, yang mengenakan simbol-simbol Nazi dan mengotori diri sendiri dengan darah anak-anak, wanita dan orang tua selama serangan di Donbass (Ukraina timur),” demikian pernyataan jubir Kemenlu Rusia, Lukashevich, seperti dilansir Russia Today, Jumat petang.

“Apa yang akan diajarkan para instruktur asing itu kepada Ukraina? Untuk membunuhi mereka yang berbahasa Rusia?” tambahnya.

Rusia menuduh langkah AS tersebut merupakan pelanggaran terhadap perjanjian damai yang telah dicapai di Minsk tanggal 12 Februari lalu, yang ditandatangani oleh pihak-pihak yang bertikai dan disaksikan oleh para pemimpin Ukraina, Rusia, Jerman dan Perancis.

Dalam perjanjian itu, Lukashevich menegaskan, semua pihak harus menarik semua pasukan asing, peralatan militer, dan tentara bayaran dari wilayah Ukraina di bawah pengawasan organisasi kerjasama keamanan Eropa, OSCE.

“Alih-alih, sepasukan lintas udara AS mendarat di dekat Lvov untuk menetap di sana dalam waktu yang lama.”

“Pemerintahan Obama, di satu sisi mengatakan mendukung penyelesaian damai krisis Ukraina, namun dalam kenyataannya melakukan hal-hal yang merusak perjanjian damai Minsk,” tambah Lukashevich.

Lebih jauh ia juga menuduh bahwa Washington berusaha mengalihkan keterlibatan AS dalam konflik Ukraina dengan menuduh Rusia mengirimkan pasukannya ke Donbass, meski tuduhan itu tidak disertai bukti konkrit.

“Adalah sangat jelas bahwa pasukan-pasukan AS itu tidak akan membawa perdamaian di negeri Ukraina,” katanya lagi.

Pada hari Jumat (17/4), pasukan lintas udara US 173rd Airborne Brigade yang berbasis di Vincenza, Italia, mendarat di Ukraine barat untuk memberikan pelatihan kepada pasukan Ukraina. Sekitar 290 pasukan AS terlibat dalam program latihan jangka panjang bagi para prajurit Ukraina. Demikian pernyataan Mendagri Ukraina Arsen Avakov dalam status yang ditulisnya di akun resminya di ‘Facebook’.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account