Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Selimut Bernoda Darah Diuji Demi Tentukan DNA Abraham Lincoln

Published 14/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

lincolnMilwaukee , LiputanIslam.com — Sehelai seprai yang pernah dipakai sebagai selimut untuk menutupi tubuh Abraham Lincoln saat sekarat, akan diuji darahnya di Wisconsin, Selasa (14/4), 150 tahun setelah presiden ke-16 AS itu ditembak selagi menyaksikan pertunjukan opera di Washington.

Menurut Reuters, pakar tekstil Universitas Wisconsin Majid Sarmadi akan menguji seprai katun untuk menentukan jika darah manusia di artefak Masyarakat Sejarah Wisconsin.

“Ini adalah hal paling menarik untuk dikerjakan. Ini membuat saya merinding. Tak ada seorang pun presiden dalam sejarah yang lebih saya hormati, selain Lincoln,” kata Sarmadi seperti dilansir Antara.

Lincoln ditembak oleh John Wilkes Booth ketika tengah menonton opera di Teater Ford pada 14 April 1865, lima hari setelah panglima Konfederasi Jenderal Robert E. Lee menyerah kepada panglima pasukan Federal (Union) Jenderal Ulysses S. Grant yang praktis mengakhiri Perang Saudara.

Presiden diangkut ke seberang jalan ke Griya Petersen dan diletakkan di tempat tidur di mana dia meninggal dunia pada pagi harinya, kemungkinan ditutupi oleh artefak yang akan diperiksa di laboratorium itu.

Pemilik Wisconsin State Journal, Richard Lloyd Jones, memberikan selimut seprai itu kepada Masyarakat Sejarah Wisconsin pada 1919. Jones, yang tertarik melestarikan artefak-artefak Lincoln, mendapatkannya dari keluarga Petersen pada 1907.

Masyarakat Sejarah Wisconsin lalu memutuskan mengujinya setelah dihantui pertanyaan mengenai titik kecil di atas selimut itu yang tampaknya seperti noda darah, kata kurator sejarah sosial Leslie Bellais.

“Jika kisah itu benar, maka noda darah itu ada selama saat paling penting dalam sejarah Amerika,” kata dia.

Sarmadi dan laboratorium kriminal Wisconsin belum lama ini melakukan pengujian awal pada noda darah itu dan meminta FBI untuk melakukan tesnya sendiri. Sarmadi mengatakan dia tidak akan mengungkapkan penemuan-penemuan sampai hasil itu kembali.

Jika darah itu ada, Sarmadi mengatakan dia berharap untuk akhirnya memastikan apakah itu darah Lincoln, melalui uji DNA pada artefak-artefak pembunuhan lainnya.

Tidak ada tes DNA telah dilakukan pada artefak apa pun seperti bantal pada layar di museum Teater Ford yang diketahui mengandung darah Lincoln, karena takut menghancurkannya, kata Bellais.

“Teknologi kini memungkinkan Anda bisa benar-benar menguji hal-hal ini tanpa menghancurkan bagian-bagiannya,” kata Bellais seperti dikutip Reuters. “Saya tak akan kaget kita akan segera punya catatan DNA Lincoln.”(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account