Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Parlemen Krimea Putuskan Gabung dengan Rusia

Published 06/03/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

crimea-referendum-status-ukraine.siSimveropol, LiputanIslam.com — Parlemen Republik Otonomi Krimea, hari Kamis (6/3) akhirnya memutuskan untuk menggabungkan wilayah Krimea dengan Federasi Rusia. Keputusan diambil dengan suara nyaris mutlak: 78 suara setuju dan 8 abstein. Untuk mengesahkan keputusan tersebut, akan diadakan referendum dalam waktu selambat-lambatnya 10 hari setelah keputusan parlemen tersebut ditetapkan.

“Untuk menjadi bagian dari Federasi Rusia sebagai wilayah konstituen Krimea,” demikian sebagian teks keputusan parlemen.

Ketika keputusan tersebut diumumkan kepada ribuan warga yang berkumpul di depan gedung parlemen, kantor berita Rusia Itar-Tass, melaporkan terdengar suara gemuruh teriakan-teriakan “Russia!”

Parlemen Krimea juga memutuskan untuk meminta pemerintah Rusia “mempersiapkan prosedur penggabungan Krimea”.

Ketua Parlemen Vladimir Konstantinov, menjelaskan bahwa keputusan tersebut masih harus mendapat persetujuan rakyat Krimea yang akan diwujudkan melalui referendum yang dijadwalkan akan digelar tgl 16 Maret mendatang, atau lebih cepat beberapa minggu dari keputusan referendum sebelumnya.

“Kami tidak akan terburu-buru, namun demikianlah situasinya membutuhkan,” kata Konstantinov kepada Itar-Tass.

“Kami berusaha menfasilitasi perasaan yang saat ini berkembang di masyarakat. Mereka yang tengah ketakutan dan dilanda keragu-raguan. Kami harus memberikan mereka kepercayaan diri dan menawarkan jalan keluar politik yang jelas atas krisis ini,” tambahnya lagi.

Menurut Deputi Perdana Menteri Krimea Rustam Temirgaliev, akan ada 2 pertanyaan yang diajuka kepada masyarakat dalam referendum mendatang: pertama, “Apakah Anda memilih Krimea menjadi teritori konstituen Federasi Rusia”.

Kedua, “Apakah Anda setuju kembali ke Konstitusi tahun 1992.”

Berdasar Konstitusi 1992 Republik Otonomi Krimea menjadi bagian dari Ukraina, namun hubungan keduanya diatur berdasarkan kesepakatan bersama.

Pemerintahan interim Ukraina di Kiev bereaksi cepat dengan menuduh keputusan tersebut sebagai ilegal.

“Posisi saya adalah bahwa referendum itu inkonstituonal,” kata menteri ekonomi Ukraina Pavlo Sheremeta, kepada Reuters.

Pejabat Presiden Ukrainian Oleksander Turchinov bahkan menuduh seluruh pemerintahan Krimea, baik parlemen maupun pemerintahannya adalah ilegal.

Menurut otoritas Krimea, ketika keputusan bergabungnya Krimea dengan Rusia disetujui rakyat, maka pemerintah akan menasonalisasi seluruh perusahaan Ukraina yang ada di sana, sekaligus juga menetapkan rubel sebagai mata uang yang baru.(ca/russia today)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account