Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Cendikiawan Arab Madawi al-Rasheed Nilai Yaman Diperangi Demi Masa Depan Putera Raja Salman

Published 07/04/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Prof-Madawi-Al-Rasheed- asal saudiLondon, LiputanIslam.com – Cendikiawan dan aktivis asal Arab Saudi Madawi al-Rasheed menilai agresi militer Arab Saudi ke Yaman sebagai kesempatan emas bagi Menteri Pertahanan (Menhan) Saudi, Mohammad putera Raja Salman, untuk merebut tahta di masa depan sepeninggal ayahnya.

“Menhan Saudi bertualang di Yaman demi memperkuat posisisinya,” katanya dalam wawancara dengan harian Alkhaleej Affairs, sebagai dikutip el-Watan terbitan Oman, Senin (6/4/2015).

“Tak seperti saudara sepupunya, Mohammad bin Nayef, Menhan Mohammad bin Salman tidak memiliki prestasi apapun. Serangan terhadap Yaman menjadi peluang emas baginya untuk eksis. Dewasa ini dia memerluka prestasi militer agar dapat bersaing dengan Mohammad bin Nayef. Dengan cara ini dia akan mendapatkan kedudukan sepeninggal ayahnya nanti, dan tidak akan bernasib seperti yang orang-orang lain yang terpinggirkan di antara anggota keluarga penguasa Saudi,” paparnya.

Pakar antropologi sosial ini menambahkan, “Orang-orang Arab tidak memiliki pendirian yang spesifik terkait aneka peristiwa yang ada. Di tengah kondisi demikian, Arab Saudi terhitung sebagai sumber dana bagi banyak pihak. Karena itu, banyak negara Arab, kecuali negara-negara yang masih mengutamakan independensinya dalam membuat keputusan, sengaja membuntuti Saudi demi mendapatkan bantuan.”

Mengenai koalisi pimpinan Saudi dia menilainya sangat rentan dan bisa jadi akan mencelakakan Saudi sendiri.

“Sebab, para penguasa negara-negara Arab ini umumnya tidak memiliki basis sosial dan kedudukan di tengah rakyat,” terang cendikiawan yang banyak menulis tentang Semenanjung Arab, migrasi Arab, globalisasi dan trans-nasionalisme religius dan isu gender ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, “Negara-negara Arab Teluk, khususnya Saudi, menyokong kalangan kontra-revolusi, dan demi mempertahankan kekuasaannya ini mereka rela menghamburkan dana milyaran dolar Amerika Serikat. Sebagaimana kita saksikan, mereka merepresi segala bentuk perubahan dan gerakan demokratisasi di Arab Saudi. Karena itu, mereka gemetar ketika menyaksikan peristiwa di Mesir, Tunisia, Yaman dan Bahrain, dan lalu mengambil keputusan untuk sedapat mungkin menumpas rakyat dengan menggunakan dana dan senjatanya demi memutar mundur jarum jam.” (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account