Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Abdel Bari Atwan: Di Dunia Arab Belum Ada Pemimpin Ksatria Seperti di Iran

Published 06/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

atwan- iran dan arabLondon, LiputanIslam.com – Jurnalis terkemuka Arab Abdel Bari Atwan dalam komentarnya mengenai perkembangan negosiasi nuklir Iran mengapreasiasi ketangguhan Teheran dalam bertahan di depan tekananan negara-negara Barat.

Pemimpin redaksi media online Rai al-Youm yang berbasis di London, Inggris, ini menilai kesepakatan awal yang telah dicapai negara Republik Islam itu dengan enam negara terkemuka dunia yang disebut P5+1 seharusnya menjadi momen bagi negara-negara Arab untuk bangkit dari kondisinya selama ini dan mengikuti jejak ketangguhan Iran.

“Kesepakatan Amerika Serikat dengan Iran bisa jadi merupakan kekalahan bagi sebagian negara Arab dan sekaligus satu sinyalemen baru bahwa pengaruh Iran akan terus menanjak. Namun demikian, kesepakatan itu juga merupakan pertanda buruk bagi masa depan Israel, dan merupakan salah satu poin positif yang paling spektakuler,” tulis Atwan dalam editorialnya untuk Rai al-Youm, Sabtu (4/4/2015).

Jurnalis kelahiran Palestina ini melanjutkan, “Poin positif lainnya ialah bahwa seandainya di dunia Arab sekarang ini terdapat para pemimpin sejati, maka yang tersimpulkan ialah keharusan mereka menjadikan kesepakatan itu sebagai titik tolak untuk kebangkitan Arab di segala bidang; membangun tatanan Arab, belajar dari kepiawaian Iran dalam berunding dengan lisan yang tajam dan cara negara ini dalam memainkan kartu As-nya di dalam berinteraksi dengan negara-negara, dan konsistensinya dalam pengambilan keputusan yang independen.”

Atwan mengingatkan, “13 tahun Iran bertahan dengan sangat solid di meja perundingan dengan enam negara besar, tidak takut terhadap armada perang dan kapal-kapal induk, sementara perunding Arab (Anwar Sadat) tak mampu bertahan dua minggu di Camp David, dan Palestina empat bulan di Oslo. Di sinilah letak perbedaannya.”

Di bagian akhir editorialnya dia menyatakan bahwa yang dikehendaki sekarang bagi dunia Arab ialah kebangkitan yang sejati dan terjauh dari kepalsuan.

“Yaitu kebangkitan sains, militer, kebudayaan dan politik di bawah komando para ksatria dalam pengertiannya yang hakiki, yang pantang membebek, yang percaya diri, dan yang bermartabat kebangsaan. Sayangnya, kami tidak melihat tanda-tanda adanya orang-orang demikian, setidaknya dalam waktu sekarang ini. Silakan koreksi kami jika kami keliru,” pungkas Atwan.

Seperti diketahui, Kamis lalu (2/4/2015) Iran dan enam negara besar dunia yang tergabung dalam P5+1 telah mencapai kesepakatan kerangka kerja di bidang nuklir Iran setelah kedua pihak melakukan pembicaraan secara maraton selama delapan hari di Laussane, Swiss, dengan tujuan mengatasi kecurigaan berbagai negara, terutama negara-negara Barat, terhadap program nuklir Iran. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account