Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Terkait Al Qaida, Rusia Incar Pemimpin Neo-Nazi Ukraina

Published 06/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

yaroshMoskow, LiputanIslam.com — Rusia akan memasukkan pemimpin kelompok neo-Nazi Ukraina, Right Sector, ke dalam daftar buronan internasional karena menyerukan teroris Al Qaida untuk bergabung menyerang Rusia.

“Para penyidik meyakini bahwa Dmitry Yarosh telah secara terbuka mengundang kelompok-kelompok anti-Rusia untuk melakukan aksi-aksi ekstrim dan terror di wilayah Rusia,” kata Vladimir Markin, jubir Badan Penyidik Rusia (Investigative Committee), Rabu (5/3).

Markin menambahkan bahwa dalam waktu dekat Rusia akan meminta kepada Interpol untuk menangkap Yarosh. Sampai saat ini Yarosh belum masuk dalam daftar buronan karena hal itu menjadi kewenangan sepenuhnya Interpol.

Sebelumnya, pada hari Sabtu (1/3), Yarosh, melalui jejaring sosial Rusia VKontakte, menyerukan kepada teroris paling dicari Rusia, Doku Umarov, untuk bergabung dengannya menyerang Rusia.

Dalam seruannya itu Yarosh mengatakan kepada Umarov, “Banyak orang Ukraina bersenjata yang mendukung militan Checnya melawan Rusia, dan kini saatnya untuk mendukung Ukraina.”

Umarov adalah pelaku beberapa serangan teroris di Rusia, termasuk serangan bom di Moskow Metro tahun 2010 dan pemboman di Domodedovo International Airport tahun 2011 yang menewaskan puluhan warga sipil Rusia.

Setelah seruan kepada Umarov itu, para penyidik Rusia hari Senin (3/3) mulai melakukan penyelidikan terhadap Yarosh. Jika terbukti, ia menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 7 tahun di penjara Rusia.

Yarosh dengan kelompok Right Sector-nya yang dibentuk tidak lama setelah dimulainya aksi-aksi demonstrasi menentang pemerintahan Yanukovych bulan November 2013, sangat menonjol dalam aksi-aksi demonstrasi yang menggulingkan presiden Ukraina terpilih, Victor Yanukovych. Dengan kelompok-kelompok semi-militer yang sebagiannya bersenjata api, mereka sangat aktif melakukan perlawanan fisik terhadap aparat keamanan Ukraina maupun melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap kelompok-kelompok pendukung Yanukovych dan Rusia. Bahkan terhadap penduduk Ukraina yang tidak setuju dengan tindakan-tindakan mereka, mereka tidak segan-segan melakukan penganiayaan.

Dalam aksi-aksinya itu, Right Sector mendapat pelatihan dari beberapa veteran militer Israel, sementara sumber finansialnya berasal dari pemerintah barat dan para oligarch lokal.

Adapun Umarov yang merupakan anak emas kelompok al qaida itu, juga tidak terlepas dari kepentingan Amerika dan zionis internasional.

Pada bulan April 2013 situs Infowars menulis laporan yang menyebutkan bahwa Umarov merupakan binaan kementrian luar negeri Amerika melalui orgasisasi-organisasi seperti “National Endowment for Democracy” dan “Russian-Chechen Friendship Society”.(ca/al-alam/voice of russia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account